Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Pelanggan PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Tangerang mengeluhkan adanya kenaikan tarif yang sangat drastis. Jumlahnya bahkan tidak masuk akal.
Seperti yang dialami Yanuar Ramadhan, warga Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Tagihan sebelumnya pada bulan April 2021 hanya sebesar Rp235.150 untuk pemakaian 49 meter kubik air.
Tiba-tiba pada bulan Mei, tagihan melonjak menjadi Rp2.212.450. Jumlah pemakaian air pun mencapai 387 meter kubik.

"Saya kaget lihat tagihan, sehari-hari saya pakai toren. Dari 200 ribuan jadi 2 juta. Enggak mungkin pemakaian air segitu, kecuali pabrik," katanya, Rabu (5/5/2021).
Dia pun menyampaikan komplain ke pihak PDAM TKR terkait lonjakan tagihan air itu. Ternyata hal itu karena kesalahan input data.
"Sudah diklarifikasi katanya datanya eror. Tagihan yang benar Rp182.500," kata Yanuar.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews