Connect With Us

Puluhan Kendaraan Terpaksa Putar Balik di Pos Penyekatan Bitung Tangerang

Rachman Deniansyah | Kamis, 6 Mei 2021 | 16:37

Anggota kepolisian saat memberhentikan satu unit kendaraan pribadi di Pos Penyekatan yang berlokasi di wilayah Bitung, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan kendaraan pribadi diberhentikan paksa di Pos Penyekatan yang berlokasi di wilayah Bitung, Kabupaten Tangerang, pada saat hari pertama pelarangan mudik mulai diberlakukan, Kamis (6/5/2021). 

Kasat Lantas Polres Tangsel Bayu Marfiando mengatakan, hingga petang ini sudah terdapat sekitar 50 kendaraan yang diberhentikan di dua pos yang didirikan jajaran Polres Tangsel. 

"Kalau yang tadi malam itu ada sekitar 15 kendaraan kalau enggak salah. Kemudian sampai sore ini, sudah sekitar ada 50-an (kendaraan)," papar Bayu. 

Mayoritas, kata Bayu, mereka kepergok nekat untuk mudik meski larangan telah berlaku. Akibatnya, mereka terpaksa harus putar balik dan mengurungkan niat untuk pergi ke kampung halamannya. 

"Diputar balik karena memang ada indikasi mudik. Rata-rata kendaraan pribadi," tuturnya. 

Anggota kepolisian saat memberhentikan satu unit kendaraan pribadi di Pos Penyekatan yang berlokasi di wilayah Bitung, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/5/2021).

Bayu menerangkan, sanksi putar balik itu diberikan lantaran tak ada satupun dari mereka yang dapet menunjukkan syarat-syarat berpergian, seperti salah satunya Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Baik itu pengemudi, ataupun penumpang. 

Namun justru, kata Bayu, mereka malah mencoba untuk mengelabuhi petugas yang berjaga. 

"Ada yang ngaku mau pulang, mau mudik. Tapi ada juga yang ngakunya kerja. Tapi setelah dilihat dari KTP-nya beda-beda dalam satu kendaraan. Terus ditambah lagi barang bawaannya hampir bisa dipastikan mau mudik kalau dilihat," tuturnya. 

Sedangkan untuk tujuannya, bervariasi. Ada yang mengaku ingin ke wilayah Rangkasbitung, ada pula yang mengaku ingin ke Merak, Banten. 

Untuk itu, Bayu mengimbau kepada masyarakat untuk patuh terhadap peraturan pemerintah untuk tidak melakukan mudik, terutama di masa pelarangan yang berlangsung hingga Senin (17/5/2021) mendatang. 

"Harapan kita dengan pengecekan ini masyarakat juga jadi jera ya untuk mudik. Yang pasti semakin macet, semakin ketat pengecekannya. Jadi enggak bisa lolos," pungkasnya. (RED/RAC)

BANTEN
PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

Sabtu, 26 September 2026 | 10:16

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill