Connect With Us

Pemudik Dicegat di Cikupa Tangerang, Netizen Bilang Presiden Juga Mudik 

Tim TangerangNews.com | Selasa, 11 Mei 2021 | 15:05

Pos penyekatan arus mudik di beberapa titik salah satunya di pintu gerbang Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan penyekatan arus mudik di beberapa titik,  salah satunya di pintu gerbang Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang. 

Penyekatan ini bertujuan untuk melaksanakan aturan yang tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19, Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah. Penyekatan ini juga dilakukan mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021.

Kapolsek Panongan AKP Kresna Ajie Perkasa menjelaskan, penyekatan di wilayah Citra Raya bertujuan untuk mencegah pemudik yang ingin pergi ke wilayah serang, mengingat Jalan Raya Serang yang berada di depan Citra Raya adalah jalan akses utama ke wilayah Serang Banten.

“Kami bersama tiga pilar yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah melakukan Operasi Ketupat Maung guna menyekat masyarakat yang ingin melakukan mudik. Penyekatan kita laksanakan 24 jam nonstop, ini bertujuan guna mencegah lonjakan penyebaran virus COVID-19 pasca Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kresna.

Dirinya melanjutkan, untuk saat ini pengendara yang ingin pergi ke arah serang harus masuk ke dalam gerbang Citra Raya, ini dilakukan guna menyekat pemudik yang ingin pergi ke arah Serang Banten.

“Jika ingin ke arah Serang, pengendara harus masuk ke dalam gerbang Citra Raya, lalu putar balik di bundaran yang berada di dalam gerbang Citra Raya, disitulah kami akan lakukan penyekatan untuk para pemudik,” pungkasnya saat ditemui tim liputan Diskominfo.

Sebelumnya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu S Bintoro mengatakan, operasi terdapat kurang lebih terdapat 725 personel gabungan yang akan diterjunkan. Personel ini terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.

“Kami akan melakukan penyekatan di pos pelayanan Citra dan di beberapa lokasi lainnya seperti di tol dan titik-titik perbatasan dengan Lebak, Serang dan yang berbatasan dengan Kota Tangerang,” terangnya beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, Kapolsek Panongan mengimbau kepada masyarakat untuk peduli kepada kesehatan orang lain dengan cara tidak mudik, ini harus dilakukan guna menekan angka penyebaran virus COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

“Untuk masyarakat yang ingin melakukan mudik, kami mengimbau untuk ditunda dulu mudiknya,” katanya. 

Sementara itu, warganet protes dengan penyekatan tersebut. “Presiden saja mudik, dimana salahnya kami,” kata Betta Van Marley. (RED/RAC)

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
Pengangguran di Banten Tembus 650 Ribu Jiwa, Lulusan SMK Malah Jadi Penyumbang Terbesar

Pengangguran di Banten Tembus 650 Ribu Jiwa, Lulusan SMK Malah Jadi Penyumbang Terbesar

Rabu, 23 September 2026 | 17:36

Jumlah pengangguran di Provinsi Banten mencapai 650 ribu jiwa. Ironisnya, lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dipersiapkan untuk kerja malah mendominasi jumlah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill