Connect With Us

Mobil Berplat Merah Halangi Jalan Petugas Damkar di Tigaraksa Tangerang

Rachman Deniansyah | Senin, 14 Juni 2021 | 19:43

Tangkapan layar satu unit mobil berplat merah halangi laju petugas pemadam kebakaran di Jalan KH Abdul Wahid, Bugel, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin, 14 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Lagi-lagi aksi menghalangi jalan mobil petugas pemadam kebakaran kembali terjadi.

Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Abdul Wahid, Bugel, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin, 14 Juni 2021. 

Insiden itu terjadi ketika petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang, tengah bergegas menuju lokasi kebakaran yang cukup besar di salah satu pabrik tiner di Desa Cukang Galih, Kecamatan Curug. 

Parahnya, kali ini aksi halang menghalangi petugas pemadam kebakaran tersebut dilakukan oleh mobil berplat merah. 

Berdasarkan video yang diterima TangerangNews.com, laju armada petugas damkar melambat karena terhalang mobil berplat merah. 

Bukannya memberikan jalan, pengemudi mobil itu justru ikut memacu gas kendaraannya. Padahal, lebar jalan cukup luas untuk menepi. 

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala Bidang kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin, saat dikonfirmasi. 

Kepada TangerangNews.com, ia sangat menyayangkan adanya kejadian yang mempersulit anggotanya menuju lokasi kebakaran. Padahal mereka dituntut untuk cepat menolong nyawa.

"Yang saya sayangkan itu bukan kakek-kakek, nenek-nenek, tapi negara (mobil dinas) itu. Plat merah itu. Abdi negara," kata Kosrudin. 

Ia pun tak habis pikir melihat kejadian yang dialami oleh petugasnya itu. Menurut dia, seharusnya abdi negara dapat lebih mengerti bahwa laju kendaraan damkar harus didahulukan dan diberi jalan. 

"Jalan lebar, bisa tiga jalur (kendaraan). Ini untuk pembelajaran bagi masyarakat. Apalagi itu baru yang terposting, yang tidak banyak," tegasnya. 

Apalagi kebakaran yang terjadi saat itu melanda pabrik tiner, dimana cukup sulit untuk dipadamkan. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill