Connect With Us

Korban Tenggelam di Tigaraksa Tangerang Belum Juga Ketemu, Pencarian Dilanjutkan Esok Hari

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 16 Juni 2021 | 21:00

Petugas tim SAR saat berusaha melakukan pencarian seorang bocah di Kali Cipayaeun, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu 16 Juni 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Upaya pencarian terhadap korban tenggelam oleh tim SAR gabungan di Kali Cipayaeun masih belum membuahkan hasil hingga Rabu 16 Juni 2021 petang ini. Pencarian secara optimal sudah dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan mengerahkan seluruh alat utama serta personel yag ada di lapangan. Namun korban belum juga ditemukan.

“Operasi SAR akan terus kita lakukan hingga korban dapat kita temukan. Sementara malam ini akan kita lakukan pemantauan secara visual sedangkan penyisiran akan kita lanjutkan besok pagi, " ungkap Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Beliau juga menambahkan bahwa pada hari ini tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi area menjadi 2 (dua) dimana pada SRU pertama melakukan penyisiran dari lokasi kejafian sejauh  3 KM menggunakan Rubber Boat. Kemudian SRU kedua melakukan pencarian visual dipesisir pantai sejauh 1 Km dari lokasi kejadian. 

Petugas tim SAR saat berusaha melakukan pencarian seorang bocah di Kali Cipayaeun, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu 16 Juni 2021.

Baca Juga :

Puluhan personel SAR gabungan dilibatkan dalam pencarian terhadap korban hari ini yang terdiri dari  Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Damkar Kabupaten Tangerang, BPBD Kabupaten Tangerang, Polsek Tigaraksa, Koramil dan warga sekitar.

Diketahui korban bernama Rizki Fajar Aditya berusia 5 tahun, yang pada saat itu bermain di pinggir kali Cipayaeun, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten pada Rabu 16 Juni 2021 sekitar pukul 07.30 WI. Korban ketika itu bersama dua orang temannya yang bernama Maulana dan Rian.

Teman korban berenang di kali dan melarang korban berenang karena korban tidak bisa berenang, sambil menunggu temannya, korban bermain di pinggir kali dan ketika bermain korban terpeleset jatuh ke kali. Korban sempat ditolong oleh temannya, tetapi karena berat korban terlepas kemudian hanyut terbawa arus, hingga saat ini masih dalam pencarian. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill