Connect With Us

Truk Tanah Tabrak Rumah Warga Tangerang Dishub Langsung Patroli, Netizen : Paling Tiga Hari

Tim TangerangNews.com | Kamis, 24 Juni 2021 | 10:43

Satu unit truk tanah menabrak rumah di wilayah Kampung Melayu, Kabupaten Tangerang, Kamis 24 Juni 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satu unit truk tanah menabrak rumah di wilayah Kampung Melayu, Kabupaten Tangerang, Kamis 24 Juni 2021. Rupanya, peristiwa itu menjati perhatian netizen dan aparat Dishub Kabupaten Tangerang. 

Video tersebut dikirim oleh akun @imamnsrddin00 kepada redaksi TangerangNewscom. Dia merasa truk-truk yang didiamkan beroperasi di luar waktunya itu  sudah kelewatan sampai peristiwa seperti itu terjadi.

“Saya tadi lagi buru-buru mau berangkat kerja, saya sempatin sebentar ambil video tersebut,” kata Imam. 

Hal itu pun membuat netizen emosi.

 

“Pantesan pagi ini sepi,” tulis Luthfi. 

“Kalau sudah seperti ini boleh enggak sih emosi, kaya dihakimi warga gitu, nanya,” kata Ferdi. 

"Sudah capek lah, sebentar lagi juga Dishub-nya yang hilang" ujar April. 

Netizen memang merasa dengan keberadaan truk-truk tersebut telah membuat hidup mereka terancam. Selain jika musim kemarau membuat mereka yang melintasi atau mendiaminya seperti mandi debu, sedangkan saat musim penghujan bertarung nyawa karena licin dari hasil tanah liat yang tumpah ke jalan. Belum lagi membuat jalan yang rusak karena masifnya truk bertonase besar tersebut melintas. 

Dishub Kabupaten Tangerang pun akhirnya bergerak pada Kamis 24 Juni 2021. Petugas Dishub melakukan patroli untuk melarang pengendara truk melintas di luar waktu operasional. Tetapi lagi-lagi, netizen menangkap nyinyir. “Paling lama tiga hari, kita lihat saja,” kata Akbar. (RED/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill