Connect With Us

Antisipasi Lonjakan Kematian Akibat COVID-19, Pemkab Tangerang Siapkan TPU di Sukamulya

Faisal Fazri | Senin, 28 Juni 2021 | 13:44

Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar saat berada di Desa Buni Ayu, Kecamatan Sukamulya Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus COVID-19, Senin 28 Juni 2021. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com- Seiring melonjaknya kasus COVID-19 tentu beriringan dengan meningkatnya angka kematian. 

Tentunya pihak pemerintah Kabupaten Tangerang harus menyiapkan lahan guna antisipasi lonjakan angka kematian akibat COVID-19.

Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar menjelaskan telah menyediakan lahan pemakaman pada Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus COVID-19 yang bertempat di Desa Buni Ayu, Kecamatan Sukamulya. 

"Hari ini kita melihat kesiapan dan kemampuan dari TPU Buni Ayu dalam rangka menampung masyarkat yang wafat karena terpapar COVID-19," katanya, Senin 28 Juni 2021. 

Untuk ketersediaan lahan saat ini TPU Buni Ayu sendiri masih mempunyai daya tampung yang cukup luas, melihat dari banyaknya tanah kosong yang belum terpakai.

Namun, Bupati menilai masih harus menambahkan fasilitas - fasilitas yang berada disekitar area TPU seperti pemeliharaan jalan umum maupun jalan setapak.

"Alhamdulillah untuk lahan semuanya siap, hanya mungkin penambahan fasilitas - fasilitas seperti penerangan dan jalan setapaknya," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill