Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Bencana angin puting beliung menimpa warga di dua desa, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis 1 Juli 2021 kemarin.
Namun, hingga saat ini warga belum juga menerima bantuan dari pemerintah setempat, baik bantuan logistik maupun bantuan stimulan berupa uang.
"Sampai saat ini sejak kejadian kemarin belum ada bantuan apapun dari pemerintah daerah," ungkap Goni, warga Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat 2 Juli 2021
Ia mengaku untuk memperbaiki rumahnya, yang atapnya hancur tersapu angin hanya memakai genting bekas milik tetangga lantaran tidak adanya biaya.
Adapun kerusakan yang paling banyak yaitu dari atap rumah warga seperti genting, asbes dan sumur untuk aktifitas buang air.
Sebelumnya ada dua desa yang terkena bencana angin puting beliung di Kecamatan Sindang Jaya, yaitu Desa Sindang Asih dan Desa Sindang Sono.
Ia berharap Pemerintah setempat dapat memberikan bantuan berupa apapun itu, untuk membantu meringankan beban yang saat ini tengh warga hadapi.
"Iyah kita berharap ada bantuan apa aja untuk bisa bantu keadaan saat ini," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews