Connect With Us

Korban Angin Puting Beliung di Sindang Jaya Tangerang Belum Dapat Bantuan

Faisal Fazri | Jumat, 2 Juli 2021 | 17:30

Satu unit rumah warga yang terkena bencana angin puting beliung di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis 1 Juli 2021 kemarin. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Bencana angin puting beliung menimpa warga di dua desa, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis 1 Juli 2021 kemarin. 

Namun, hingga saat ini warga belum juga menerima bantuan dari pemerintah setempat, baik bantuan logistik maupun bantuan stimulan berupa uang.

"Sampai saat ini sejak kejadian kemarin belum ada bantuan apapun dari pemerintah daerah," ungkap Goni, warga Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat 2 Juli 2021

Ia mengaku untuk memperbaiki rumahnya, yang atapnya hancur tersapu angin hanya memakai genting bekas milik tetangga lantaran tidak adanya biaya.

Adapun kerusakan yang paling banyak yaitu dari atap rumah warga seperti genting, asbes dan sumur untuk aktifitas buang air.

Sebelumnya ada dua desa yang terkena bencana angin puting beliung di Kecamatan Sindang Jaya, yaitu Desa Sindang Asih dan Desa Sindang Sono.

Ia berharap Pemerintah setempat dapat memberikan bantuan berupa apapun itu, untuk membantu meringankan beban yang saat ini tengh warga hadapi.

"Iyah kita berharap ada bantuan apa aja untuk bisa bantu keadaan saat ini," pungkasnya. (RAZ/RAC)

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill