Connect With Us

Ini Alasan Pemkab Tangerang Tidak Segera Perbaiki Jalan Raya Perancis

Faisal Fazri | Kamis, 8 Juli 2021 | 14:39

Suasana lalu lintas di Jalan Raya Perancis, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air sudah menyiapkan anggaran Rp5 miliar untuk perbaikan Jalan Raya Perancis, Dadap, Kecamatan Kosambi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Slamet Budi Mulyanto mengatakan, pihaknya sudah dapat persetujuan dari Gubernur Banten untuk menggunakan bantuan dari provinsi yang akan di alokasikan untuk perbaikan Jalan Raya Perancis. 

Namun, karena tingginya angka COVID-19 di Kabupaten Tangerang. Sehingga rencana perbaikan tersebut tertunda.

“Kemarin sudah turun SK Gubernur,  salah satunya akan di alokasikan untuk perbaikan kerusakan Jalan Raya Perancis. Namun, kita belum bisa langsung proses, lagi - lagi karena angka COVID-19 naik," ungkapnya, Kamis 8 Juli 2021.

Slamet menambahkan, anggaran tersebut sudah diaggarkan sebesar Rp5 miliar untuk perbaikan. Sampai saat ini, dirinya mengaku tak mengetahui kapan akan dibahas untuk perbaikan jalan tersebut. 

"Kami pun masih minta kepastian terkait ini, mengingat banyak proses yang akan kita harus lakukan, seperti tender atau yang lainnya," pungkasnya.

BANDARA
InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.

KOTA TANGERANG
Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).

BISNIS
Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:01

Aktivitas penagihan utang dalam industri pembiayaan seringkali memicu persoalan di tengah masyarakat. Tak jarang terjadi gesekan ketika ada penarikan paksa kendaraan oleh debt collector (professional collector).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill