KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Jelang Hari Raya Idul Adha, para pedagang hewan kurban mulai memadati sejumlah lapak di pinggir jalan wilayah Kabupaten Tangerang. Namun, dalam memilih hewan kurban yang baik dan sehat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Kepala Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Pustri Windayani mengatakan, dalam memilih hewan kurban yang baik yaitu dalam kondisi sehat, dan tidak cacat atau kekerangan suatu apapun.
Masyarakat harus jeli saat memilih hewan kurban, sebab banyak oknum pedagang hewan kurban yang tidak jujur apabila hewan dagangannya sedang tidak sehat.
"Untuk mengetahui hewan itu sehat atau tidak, itu dapat dilihat dari bentuk fisik si hewan tersebut, kalau kondisinya kurus sekali, tidak lincah dan bulunya kusut sebaiknya jangan dibeli," jelasnya.
Selain itu, jika disentuh hewan tersebut biasanya langsung bereaksi. Jadi hindari hewan yang kurang reaktif.

Lalu, dilihat juga kebersihan dari lubang kuping, hidung, mulutnya dan saluran kotorannya "Harus bersih tidak ada sisa kotoran dan yang penting hewan sehat itu pasti nafsu makanya juga baik," ujar Pustri.
Hewan yang sehat juga dapat terlihat dari lingkungan kandangnya. Tidak boleh becek dan lembab.
Pustri mengatakan, ia sering menjumpai hewan - hewan sakit yang disebabkan oleh perjalanan transportasi dari asal hewan itu berada.
"Hewan yang sakit biasanya, penyebabnya akibat kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh, seperti mencret atau sakit mata. Namun, hal tersebut dapat disembuhkan dengan pola pemberian makan yang teratur," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews