Connect With Us

Waspada, Teman Tiba-tiba Minta Pulsa lewat WA Bisa Jadi Penipuan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Agustus 2021 | 10:32

Ilustrasi penipuan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aksi penipuan meminta pulsa dengan menyamar sebagai teman terjadi di Tangerang. Pelaku mengubungi lewat aplikasi pesan Whats App (WA), menggunakan foto dan nama teman korban di profilnya.

Salah satu korbannya adalah Darmawan, warga Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Awalnya dia tengah memposting promo produk yang dia jual ke grup WA, yang isinya adalah teman-temannya.

“Belum lama saya memporting, tiba-tiba ada pesan masuk dari WA. Si pelaku meminta pulsa dengan mengatas namakan teman saya, Aryo,” jelasnya kamis 5 Agustus 2021.

Darmawan tidak merasa curiga, karena pelaku memakai foto profil temannya. Sehingga dia meyakini pelaku benar temanya yang minta pertolongan. “Tapi steelah dikirim pulsa, dia langsung memblokir saya,” ujarnya.

Dia menduga, pelaku bisa mengetahui Aryo adalah salah satu temannya, karena meriset dari Facebooknya. Pelaku kemungkinan melihat daftar pertemanan dan menduplikasi profilnya. “Balasan chatnya sangat cepat, seperti ada salinan (bot),” ungkap Darmawan.

Pelaku diduga masih melakukan aksinya, karena nomor teleponnya masih bisa dihubungi oleh korban dengan nomor lain. Masyarakat diharap untuk waspada jika dihubungi dengan nomor 0853-8946-3024 dan 0821-5046-9038.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill