Connect With Us

Pembuat Mural ‘Tuhan Aku Lapar’ di Tigaraksa Tertekan Gara-gara Didatangi Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 15 Agustus 2021 | 18:00

Kalimat 'Tuhan Aku Lapar!!' di sebuah tembok yang berada di pinggir Jalan Jalan Aria Wangsakara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pasca didatangi polisi akibat viralnya mural Tuhan Aku Lapar di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, si pemuat Deka Sike, mengaku trauma dan merasa tertekan.

Deka mengaku tidak menyangka efeknya akan sebesar itu gara-gara mural. Padahal mural tersebut merupakan sebuah ekspresi dan karya seni, sehingga dia merasa tidak ada aturan hukum yang mereka langgar.

"Cukup tertekan, kami tidak menyangka efeknya polisi akan seperti itu. Ini adalah cara kami mengekspresikan sesuatu. Tuhan Aku Lapar adalah aduan dan keluhan kami kepada Tuhan sang Pencipta," ujarnya seperti dilansir dari Tempo, Minggu 15 Agustus 2021.

Menurut Deka, polisi menyatakan tidak membatasi karya seni, namun tindakan petugas mendatangi rumahnya itu merupakan bentuk penekanan. Sehingga, pascakejadian itu, mereka mulai ragu dan merasa tidak bebas untuk berkarya lagi.

“Cara mereka mendatangi rumah kami itu sudah memberikan penekanan pada kami dan keluarga," kata Deka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill