Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Pasca didatangi polisi akibat viralnya mural Tuhan Aku Lapar di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, si pemuat Deka Sike, mengaku trauma dan merasa tertekan.
Deka mengaku tidak menyangka efeknya akan sebesar itu gara-gara mural. Padahal mural tersebut merupakan sebuah ekspresi dan karya seni, sehingga dia merasa tidak ada aturan hukum yang mereka langgar.
"Cukup tertekan, kami tidak menyangka efeknya polisi akan seperti itu. Ini adalah cara kami mengekspresikan sesuatu. Tuhan Aku Lapar adalah aduan dan keluhan kami kepada Tuhan sang Pencipta," ujarnya seperti dilansir dari Tempo, Minggu 15 Agustus 2021.
Menurut Deka, polisi menyatakan tidak membatasi karya seni, namun tindakan petugas mendatangi rumahnya itu merupakan bentuk penekanan. Sehingga, pascakejadian itu, mereka mulai ragu dan merasa tidak bebas untuk berkarya lagi.
“Cara mereka mendatangi rumah kami itu sudah memberikan penekanan pada kami dan keluarga," kata Deka.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGGerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews