Connect With Us

Pembuat Mural ‘Tuhan Aku Lapar’ di Tigaraksa Tertekan Gara-gara Didatangi Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 15 Agustus 2021 | 18:00

Kalimat 'Tuhan Aku Lapar!!' di sebuah tembok yang berada di pinggir Jalan Jalan Aria Wangsakara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pasca didatangi polisi akibat viralnya mural Tuhan Aku Lapar di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, si pemuat Deka Sike, mengaku trauma dan merasa tertekan.

Deka mengaku tidak menyangka efeknya akan sebesar itu gara-gara mural. Padahal mural tersebut merupakan sebuah ekspresi dan karya seni, sehingga dia merasa tidak ada aturan hukum yang mereka langgar.

"Cukup tertekan, kami tidak menyangka efeknya polisi akan seperti itu. Ini adalah cara kami mengekspresikan sesuatu. Tuhan Aku Lapar adalah aduan dan keluhan kami kepada Tuhan sang Pencipta," ujarnya seperti dilansir dari Tempo, Minggu 15 Agustus 2021.

Menurut Deka, polisi menyatakan tidak membatasi karya seni, namun tindakan petugas mendatangi rumahnya itu merupakan bentuk penekanan. Sehingga, pascakejadian itu, mereka mulai ragu dan merasa tidak bebas untuk berkarya lagi.

“Cara mereka mendatangi rumah kami itu sudah memberikan penekanan pada kami dan keluarga," kata Deka.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

BANDARA
WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

Senin, 21 September 2026 | 18:46

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar jaringan peredaran rokok elektronik (vape) berisi zat berbahaya etomidate.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill