Tangkapan layar jasad korban saat dievakuasi oleh petugas kepolisian di dekat ICE BSD, Jalan Boulevard BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Kegiatan perjalanan Minggu pagi atau Sunday Morning Ride (Sunmori) yang dilakukan oleh sejumlah pengendara motor di Tangerang, kembali memakan korban.
Kali ini, insiden maut itu terjadi tepat di dekat ICE BSD, Jalan Boulevard BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang pada Minggu, 15 Agustus 2021 pagi kemarin.
Satu peserta sunmori yang diketahui berinisial S, menjadi korbannya. Ia yang kala itu tengah mengendarai motor Honda Supra X125, tewas usai tertabrak peserta Sunmori lainnya.
Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama Baso membenarkan adanya kejadian tersebut.
Kecelakaan maut itu, bermula dari adanya salah satu peserta Sunmori berinisial T yang saat itu sedang mengendarai motor Suzuki GSX 150. Dia kehilangan kendali akibat diduga karena memacu gasnya dengan kecepatan tinggi.
"Sehingga menabrak bagian belakang kendaraan korban. Korban terpental dan tewas," ujar Nanda saat dikonfirmasi, Senin, 16 Agustus 2021.
Selain membuat korban terpental, kecelakaan itu pun membuat peserta Sunmori lainnya juga ikut terlibat kecelakaan itu. Termasuk pengendara motor Honda Beat berinisial R, dan pengendara motor Kawasaki Z250 berinisial E.
"Lalu korban menabrak kendaraan Honda Beat yang dikendarai R. Kemudian kendaraan sepeda motor Suzuki GSX 150 yang sudah terjatuh ditabrak lagi dari belakang oleh kendaraan Kawasaki Z250 yang dikemudikan oleh E," tuturnya.
"(Mereka) lagi sunmori semua. Iya empat pengendara itu peserta Sunmori semua," imbuhnya.
Akibat kecelakaan maut tersebut, S yang pertama kali tertabrak akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, sesaat setelah kejadian.
"Sedangkan E dengan T mengalami luka ringan dan dibawa ke rumah sakit Medika BSD untuk mendapatkan pertolongan medis," paparnya.
Hingga saat ini, insiden itu masih dalam penyelidikan polisi.
Mengingat, terdapat dugaan adanya salah satu pengendara yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Artinya jika benar terjadi, maka hal itu merupakan kelalaian dalam berkendara.
"Ya kemungkinan seperti itu. Tapi murni salah dia atau bukan, kita masih periksa sampai saat ini. Nanti kalau sudah selesai kita update lagi infonya, kita juga periksa saksi- saksi dan CCTV disekitar lokasi," tandasnya.
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""