Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Satu dari dua orang yang menceburkan diri ke Sungai Cidurian di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, saat digerebek judi ayam, akhirnya ditemukan, Senin 6 September 2021.
Korban yang ditemukan bernama Juwes Baiduri, 35, warga kampung Enggan, RT015/004, Desa Talok Kecamatan Kresek, dalam keadaan meninggal dunia.
“Korban Juwes, ditemukannya barusan tadi satu jam yang lalu sekitar Jam 10,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin kepada TangerangNews.
Menurut Kosrudin, jasad korban ditemukan tersangkut di dasar sungai. Sudah meninggal tapi kondisinya belum membusuk, karena belum satu hari.
Baca Juga :
“Ditemukan oleh Tim SAR Basarnas, posisinya agak jauh dari titik awal sekitar 500 meteran lah. Kebetulan aliran kalinya lagi kecil surut, jadi cukup cepat ditemukan,” jelasnya.
Diketahui, selain Juwes, korban lainnya yang terjun ke sungai adalah Wawan Indriyani, 40, warga Kampung Gabus, RT010/006, Desa Cibetok, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Keduanya menceburkan diri ke sungai karena melarikan diri dari aparat saat digerebek tengah melakukan judi sabung ayam pada Pukul 02.30 WIB. Mereka melarikan diri dengan berenang ke arah Sungai Cidurian, namun tidak timbul kembali.
Pencarian dilakukan oleh Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta sejak pukul 08.20 WIB. Hingga kini petugas gabungan masih mencari jasad korban satunya. (RED/RAC)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews