80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial N ditemukan berlumuran darah di Jalan Raya Serang, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu 11 September 2021. N diduga korban tabrak lari sopir truk.
"Betul korban tabrak lari, dari hasil penyelidikan sementara seperti itu," ujar Fijay salah seorang petugas Palamg Merah Indonesia saat dikonfirmasi, Sabtu 11 September 2021.
Kecelakaan terjadi pada Sabtu 11 September sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban tertabrak truk saat berkendara. Akibat kecelakaan itu, N pengendara motor mengalami koma dan kini tengah ditangani polisi.
"Sementara kendaraan diduga jenis truk yang identitasnya belum diketahui, menurut informasi yang didapat, melaju dari arah Serang menuju ke arah Balaraja melewati Jalan Raya Serang, Tangerang," ujar Fijay.

Akibat kecelakaan itu, N langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, Kabupaten Tangerang. Sebab, kondisinya sangat mengkhawatirkan.
"Terjadi luka parah di TKP. Tangan kanan patah dan wajah mengalami pendarahan parah. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Balaraja," kata Fijay.
Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus kecelakaan tersebut.
“Dan khusus untuk truk yang menabrak masih diselidiki lebih lanjut aparat Kepolisian," ujar Fijay.
View this post on Instagram
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TODAY TAGHelita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews