Connect With Us

Ternyata Ini Penyebab Helikopter Terguling di Bandara Curug Tangerang

Rachman Deniansyah | Senin, 13 September 2021 | 18:44

Satu unit Helikopter tipe Bell 429 PK-CAWterguling di ujung landasan Bandara Budiarto, Curug, Tangerang pada Senin, 13 September 2021. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Insiden tergulingnya helikopter tipe Bell 429 PK-CAW di ujung landasan Bandara Budiarto, Curug, Kabupaten Tangerang, disinyalir disebabkan oleh adanya kerusakan pada mesin. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan, sebelum tergelincir helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan tersebut sempat mengudara setinggi 100 meter. 

"Pada saat cek kalibrasi mesin flight kemudian baru terbang 100 meter, ada trouble mesin sedikit," ujar Yusri melalui keterangan resminya, Senin, 13 September 2021.

Sehingga ketika baru berhasil terbang, helikopter tersebut terjatuh di ujung landasan bandara. Namun beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

"Pilot sama captainnya selamat. Ini keterangan awalnya saja bahwa baru terbang 100 meter ada gangguan mesin sedikit," imbuhnya.

Yusri menyebut, selain mengalami gangguan mesin, peristiwa itu tak dapat dihindari karena adanya angin kencang. 

Akibatnya pada saat pilot hendak melakukan pendaratan darurat, helikopter berwarna putih itu terhempas angin. 

"Pada saat turun itu angin sangat kencang sehingga terhempas. Itu aja sementara menurut captain-nya," tutur Yusri.

Atas kejadian itu, pilot dan co-pilot mengalami luka ringan.  Sementara ini mereka ditangani oleh unit kesehatan PPI Curug. "Kita cuma pengamanan aja," pungkas Yusri.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill