Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan Makam di Kampung Malagas Sasak RT 03/01 Desa Cicalengka, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, terpaksa harus dipindahkan karena lahan makam tersebut milik Bumi Serpong Damai (BSD).
Kepala Desa Cicalengka yang akrab disapa Absor mengatakan, ratusan makam itu dipindahkan ke area pemakaman yang lebih besar lagi. "Ya, itu ruislag, jadi pertukaran makam sebelah dipindahkan ke makam yang besar semuanya digabung. Untuk jumlah (pasti) makamnya belum tahu nanti kita tunggu hasil akhir baru ketahuan. Sampai perkiraan seratus," kata Absor, Minggu sore 3 Oktober 2021, dikutip dari Infotangerang.
Menurut Absor, pemindahan makam tersebut sudah ada kesepakatan dari pihak terkait dan ahli waris yang punya makam serta tokoh masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang beredar, pihak BSD memberikan kompensasi untuk biaya penggalian makam sebesar Rp 900.000, namun uang kompensasi tersebut hanya diterima Rp 600.000.
"Kalau kami hanya fasilitas saja. Jadi mereka yang mengatur semua. Diurus pemakamannya, dari mulai tahlil dibungkus lagi rapi dan dipindahkan. Itu untuk penggali kubur, untuk biaya penggali dari mulai tahlil sampai dipindahkan semuanya sampai rapi lagi Rp600.000 dari pihak BSD. Yang saya tahu Rp600.000 untuk penggali," ungkap Absor.
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGPemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews