Bawa Semangat Tangsel Jawara, Logo dan Maskot Porprov VII Banten Resmi Diluncurkan
Minggu, 3 Mei 2026 | 12:31
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menabuh genderang kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten.
TANGERANGNEWS.com-Warga yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Tangerang, Minggu 10 Oktober 2021, tak hanya bisa mencoblos, tapi juga mendapatkan vaksinasi COVID-19.
Seperti yang terlihat di TPS 04, Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Setelah mencoblos sesuai dengan protokol kesehatan, setiap warga yang baru keluar dari TPS langsung ditanya perihal vaksin oleh petugas medis dari Puskesmas setempat.
Muhammad Alfian, 21, warga setempat mengaku belum divaksinasi, lalu dia diarahkan untuk disuntik vaksinasi. "Ya maulah, saya sebelumnya bingung harus kemana. Ini dapat di depan mata, ya sudah mau," katanya.
Alfian mendapat vaksinasi dosis pertama Sinovac. Lalu setelah observasi 30 menit, dia diberikan kartu vaksin untuk mendapatkan dosis kedua di Puskesmas setempat serta obat-obatan penunjang.
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 di Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi mengatakan, tidak semua TPS disediakan posko vaksinasi. Melainkan hanya untuk desa yang capaian vaksinasinya rendah.
"Kita utamakan TPS yang warganya rendah vaksinasinya. Tapi minimal satu desa itu ada dua posko vaksinasi, jadi total ada 154 posko vaksinasi," ungkap dr Tarmizi.
Vaksin yangdisediakan pun jenisnya ada dua, vaksinasi Sinovac dan Pfizer. Sehingga terbuka untuk warga yang belum divaksin sama sekali ataupun sudah divaksin dosis pertama.
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menabuh genderang kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews