Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa berinisial FA yang dibanting aparat polisi dalam aksi unjuk rasa di Puspemkab Tangerang sempat dibawa ke rumah sakit, pada Rabu 13 Oktober 2021 sore.
Rekan korban, TA mengatakan, korban sudah diberi tindakan medis. Namun untuk hasilnya belum diketahui.
"Iya sudah dibawa ke rumah sakit Harapan Mulya. Cuma hasilnya belum keluar," ujarnya.
Korban juga sempat mengeluh kesakitan pada bagian tubuh termasuk kepalanya. Padahal saat ditanya keadaanya dan didampingi pihak Kepolisian, korban mengaku tidak merasa sakit.
"Iya korban mengeluhkan sakit di bagian kepala dan leher. Pokoknya area sekitar badan atas," jelasnya.
Seperti diketahui, seorang aparat polisi melakukan tindakan represif kepada mahasiswa dalam pengamanan aksi demo di depan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Dalam video yang diterima TangerangNews, aparat polisi tersebut tampak membanting seorang mahasiswa hingga terkapar.
Adapun unjuk rasa mahasiswa dilakukan saat adanya rapat paripurna hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang pada Rabu 13 Oktober 2021.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara
Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews