Connect With Us

Jika Anggotanya Represif Lagi, Kapolresta Tangerang Siap Mundur

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:58

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro menyatakan jika ada anggotanya mengulangi perbuatannya lagi melakukan tindakan yang sifatnya represif  maka dirinya siap mengundurkan diri dari jabatannya.

"Kami sudah membuat surat pernyataan bahwa anggota kami menjadi tanggung jawab kami bila mengulangi perbuatannya lagi melakukan tindakan yang sifatnya represif atau kekerasan eksesif saya siap mengundurkan diri yang dibuatkan pernyataan di atas meterai," kata Wahyu saat bertemu dengan sekelompok mahasiswa di Mapolresta Tangerang di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat 15 Oktober 2021. 

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa Banten menuntut Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro turun dari jabatannya dan Brigadir NP dipecat dari kesatuan terkait kasus kekerasaan yang dilakukan Brigadir NP terhadap mahasiswa saat pengamanan unjuk rasa di depan Puspemkab Tangerang, Rabu 13 Oktober 2021.

Wahyu mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada mahasiswa yang hadir di Mapolresta Tangerang dan mengapresiasi atas nama Kapolda Banten. “Alhamdulillah saya bertemu dengan teman-teman mitra kerja saya, teman mahasiswa memberikan informasi, saran masukan demi perbaikan pelayanan kepolisian ke depan,” tutur Wahyu. 

Sebelumnya, Wahyu mengingatkan jajarannya untuk berpikir jangka panjang sebelum mengambil tindakan.  Dia menekankan bahwa harus dipertimbangkan dampak terhadap diri sendiri dan institusi dari tindakan yang dilakukan anggota Polri. “Sebab satu orang bertindak di luar prosedur atau di luar ketentuan, akan berdampak terhadap institusi,” kata Wahyu di Puspemkab Tangerang, Kamis 14 Oktober 2021.

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

​Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan agar tidak ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan di RUSD Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill