Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com - Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro menyatakan jika ada anggotanya mengulangi perbuatannya lagi melakukan tindakan yang sifatnya represif maka dirinya siap mengundurkan diri dari jabatannya.
"Kami sudah membuat surat pernyataan bahwa anggota kami menjadi tanggung jawab kami bila mengulangi perbuatannya lagi melakukan tindakan yang sifatnya represif atau kekerasan eksesif saya siap mengundurkan diri yang dibuatkan pernyataan di atas meterai," kata Wahyu saat bertemu dengan sekelompok mahasiswa di Mapolresta Tangerang di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat 15 Oktober 2021.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa Banten menuntut Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro turun dari jabatannya dan Brigadir NP dipecat dari kesatuan terkait kasus kekerasaan yang dilakukan Brigadir NP terhadap mahasiswa saat pengamanan unjuk rasa di depan Puspemkab Tangerang, Rabu 13 Oktober 2021.
Wahyu mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada mahasiswa yang hadir di Mapolresta Tangerang dan mengapresiasi atas nama Kapolda Banten. “Alhamdulillah saya bertemu dengan teman-teman mitra kerja saya, teman mahasiswa memberikan informasi, saran masukan demi perbaikan pelayanan kepolisian ke depan,” tutur Wahyu.
Sebelumnya, Wahyu mengingatkan jajarannya untuk berpikir jangka panjang sebelum mengambil tindakan. Dia menekankan bahwa harus dipertimbangkan dampak terhadap diri sendiri dan institusi dari tindakan yang dilakukan anggota Polri. “Sebab satu orang bertindak di luar prosedur atau di luar ketentuan, akan berdampak terhadap institusi,” kata Wahyu di Puspemkab Tangerang, Kamis 14 Oktober 2021.
TODAY TAGSeleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews