Connect With Us

Waspadai Musim Hujan di Kabupaten Tangerang, Demam Berdarah Mengintai

Tim TangerangNews.com | Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:03

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2T) pada Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com–Curah hujan mulai dari intensitas rendah hingga tinggi di Kabupaten Tangerang belakangan sering terjadi. Memasuki musim hujan, banyak penyakit yang mengintai, sehingga masyarakat harus selalu waspada akan kesehatan, terlebih saat masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi mengatakan, memasuki musim hujan sangat identik dengan jenis penyakit batuk, pilek, dan diare. “Namun, saat ini yang harus diwaspadai dan diperhatikan secara serius, yakni penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD),” ujar Hendra seperti dikutip dari Diskominfo Kabupaten Tangerang, Selasa 19 Oktober 2021.

Dia menerangkan, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini muncul akibat banyaknya genangan air. Genangan air merupakan tempat terbaik bagi larva nyamuk untuk tumbuh dan berkembang biak. 

Hendra mengingatkan, penyakit demam berdarah berpotensi pada kematian, dan  masyarakat dari semua kalangan usia dapat terjangkit penyakit tersebut.

"Semua kalangan usia dapat berpotensi terkena demam berdarah, namun usia anak-anak lebih berisiko menyebabkan angka kematian yang tinggi, karena anak-anak cenderung belum memiliki kekebalan tubuh yang maksimal," jelasnya.

Menurut Hendra, guna mencegah berkembangnya nyamuk perlu dilakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M, yakni Menutup, Menguras, dan Mengubur benda-benda yang dapat menampung air.

"Jadi, memasuki musim hujan ini, kewaspadaan kita harus ditingkatkan. Selain Covid-19 juga yang tidak kalah pentingnya adalah DBD," tegas Hendra.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill