Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TANGERANGNEWS.com – Seorang sopir taksi online terlibat duel dengan penumpangnya yang diduga bakal melakukan perampokan. Sang sopir yang melakukan perlawanan menderita luka parah setelah duel sengit dengan penumpangnya itu.
Kasus dugaan perampokan ini terjadi di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang pada Jumat malam 22 Oktober 2021, pukul 23.00 WIB.
Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro membenarkan terjadinya dugaan perampokan yang dialami sopir tersebut. "Ada dugaan (perampokan)," kata Wahyu dikutip dari Tempo, Sabtu 23 Oktober 2021.
Ketika peristiwa terjadi, sejumlah warga sekitar mendengar teriakan minta tolong. Kemudian warga bergegas ke lokasi suara minta tolong dan melihat dua orang sedang berduel.
Kedua orang yang berduel itu merupakan sopir taksi online dan penumpangnya. Keduanya saat itu sama-sama mengalami luka. Warga pun melerai dan menangkap pelaku berinisial PR.
Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Balaraja untuk menjalani perawatan. Dalam duel tersebut, sang sopir mengalami luka yang serius.
"Penumpang dan sopir masih di rumah sakit dan sama-sama dalam perawatan," ungkap Wahyu.
Wahyu menjelaskan, polisi masih menyelidiki motif kasus ini. "Belum diketahui motifnya karena penumpang masih di rumah sakit dan sama-sama dalam perawatan, pelaku berinsial PR," tutur Wahyu.
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TODAY TAGPT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.
Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews