Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com – Seorang sopir taksi online terlibat duel dengan penumpangnya yang diduga bakal melakukan perampokan. Sang sopir yang melakukan perlawanan menderita luka parah setelah duel sengit dengan penumpangnya itu.
Kasus dugaan perampokan ini terjadi di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang pada Jumat malam 22 Oktober 2021, pukul 23.00 WIB.
Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro membenarkan terjadinya dugaan perampokan yang dialami sopir tersebut. "Ada dugaan (perampokan)," kata Wahyu dikutip dari Tempo, Sabtu 23 Oktober 2021.
Ketika peristiwa terjadi, sejumlah warga sekitar mendengar teriakan minta tolong. Kemudian warga bergegas ke lokasi suara minta tolong dan melihat dua orang sedang berduel.
Kedua orang yang berduel itu merupakan sopir taksi online dan penumpangnya. Keduanya saat itu sama-sama mengalami luka. Warga pun melerai dan menangkap pelaku berinisial PR.
Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Balaraja untuk menjalani perawatan. Dalam duel tersebut, sang sopir mengalami luka yang serius.
"Penumpang dan sopir masih di rumah sakit dan sama-sama dalam perawatan," ungkap Wahyu.
Wahyu menjelaskan, polisi masih menyelidiki motif kasus ini. "Belum diketahui motifnya karena penumpang masih di rumah sakit dan sama-sama dalam perawatan, pelaku berinsial PR," tutur Wahyu.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews