Connect With Us

Warga Tangerang Protes Rumahnya Masuk Google Street View, Dianggap Langgar Privasi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:19

Satu unit mobil Google Street View (GSV) dan Google Maps. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Proses pemetaan Google Street View (GSV) dan Google Maps di sebuah kompleks perumahan Kabupaten Tangerang diprotes warga setempat.

Pasalnya, pemetaan dilakukan tanpa izin. Namun, foto rumah warga tersebut malah tampil GSV sehingga hal ini dianggap melanggar privasi.

Seperti disampaikan Khairul Anam melalui akun Twitter pribadinya @maskhairulanam. Anam menceritakan, kejadian bermula ketika dia melihat ada mobil yang di bagian atapnya terpasang sebuah kamera terikat tripod, muncul di kompleks perumahaannya pada Maret 2021 lalu, seperti dilansir dari Tempo, Minggu 24 Agustus 2021.

Kemudian, dia dan warga lain mendatangi sang sopir dan menanyakan keperluannya. Pada saat itu, sopir tersebut mengaku sebagai petugas lapangan PT Kelly Service Indonesia, rekanan Google Indonesia untuk melakukan pemetaan GSV.

Lantas, Anam dan warga lain bertanya kepada sopir tersebut soal izin pemetaan GSV di kompleks perumahannya. Sang sopir kemudian menyodorkan sebuah surat, namun isinya buka soal izin.

Menurut Anam, surat tersebut berisi soal dukungan dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) kepada Google untuk menangkap keindahan alam destinasi wisata prioritas dan arena terbaru, sebagai tempat terselenggaranya Asian Games 2018 melalui Google Street View Collect. Surat itu diteken pada 10 Agustus 2018.

"Siapa yang mengeluarkan endorse itu agar @googleindonesia "leluasa" motret sembarang tempat? DEPUTI IV Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo. Surat dukungan itu diteken 10 Agustus 2018. Surat itu kita foto juga. @googleindonesia #GoogleLanggarPrivasi,” tulis Anam dalam twittnya, Sabtu 23 Oktober 2021.

Anam pun mempertanyakan hubungan surat itu dengan pemetaan GSV, karena kompleks perumahaannya tidak ada hubungannya dengan kesuksesan Asian Games 2018.

Apalagi, kompleksnya itu juga bukan jalan umum. Melainkan pemukiman berupa klaster berisi 20 rumah, yang memiliki satu pintu gerbang dan tidak ada jalan tembus.

Pada saat kejadian, Anam mengaku sudah meminta petugas lapangan untuk menghapus hasil pemetaan di kompleks perumahaannya. Petugas tersebut berjanji memenuhi permintaan itu.

"Eh, tadi warga kompleks ngabarin di grup kalau detil komplek kita nongol di maps@googleindonesia," kata Anam lagi di cuitannya.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill