Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku sangat mengapresiasi kinerja Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar dan jajarannya yang telah membantu sanitasi pondok pesantren di Kabupaten Tangerang melalui program sanitasi berbasis pesantren (Sanitren). UAS berharap bupati-bupati lain di Indonesia dapat meniru program Sanitren Kabupaten Tangerang di wilayahnya masing-masing.
UAS menilai program tersebut sangat baik serta sudah merupakan keharusan bagi pemerintah untuk memperhatikan pondok pesantren yang merupakan salah satu sarana ibadah syiar Islam.
"Saya mengapresiasi komitmen Bupati Tangerang yang perhatian terhadap sarana keagamaan dan berharap program Sanitren juga dapat ditiru oleh bupati-bupati di Indonesia," tutur UAS dalam tausiyahnya saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Peringatan Hari Jadi Kab. Tangerang ke-389 , yang digelar di Masjid Agung Al'Amjad Tigaraksa, Rabu 27 Oktober 2021.
Dalam ceramahnya, UAS juga mengajak kepada umat Islam di Kabupaten Tangerang untuk mendukung program Bupati Tangerang yang dinilai sangat positif bagi kemajuan umat Islam dan menjaga persatuan umat Islam sehinga ukhuwah Islamiyah dapat diwujudkan, terpelihara dengan baik, dan berkesinambungan.
"Semoga umat Islam bisa memperkokoh kesatuan dan tidak hanya itu, mari kita jaga nilai - nilai keagamaan sebagai rahmatallilalamin," jelas UAS.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengucapkan terima kasih atas kehadiran UAS di Masjid Al'Amjad. "Alhamdulillah, acara Maulid Nabi Muhamad SAW ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dan diselenggarakan secara terbatas serta digelar secara virtual," ungkap Bupati Zaki.
Lebih lanjut, Bupati Zaki juga mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW ini merupakan implementasi dari visi Kabupaten Tangerang yang religius dan Pemkab Tangerang juga telah menganggarkan pembagunan sanitasi pondok pesantren setiap tahunnya sejak tahun 2018.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews