Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Pihak BPBD Kabupaten Tangerang masih berupaya memadamkan terbakarnya pabrik korek api gas di kawasan Pergudangan Sungai Turi, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa 2 November 2021.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengaku kesulitan memdamkan api tersebut, lantaran sulitnya mendapatkan air tambahan.
"Salah satu kesulitan air untuk pemadam," kata Abdul di lokasi.
Abdul Munir mengatakan, pabrik yang terbakar itu memproduksi korek api gas. Hal itu yang menyebabkan api cepat membesar dan menjalar.
Baca Juga :
"Pabrik korek gas, hingga kini sudah proses pemadaman," katanya.
BPBD Kabupaten Tangerang menerjunkan sebanyak 100 anggota pedamam. Mereka dibagi dua titik guna mempercepat pemadaman.
"Ada sembilan unit kendaraan, totalnya ada 100 anggota dikerahkan," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, peristiwa kebakaran itu terjadi pada Selasa 2 November 2021 pukul 15.40 WIB. Namun hingga saat ini, para petugas masih berjibaku memadamkan api tersebut. Belum diketahui penyebab kebakaran, maupun adanya korban atau tidak.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews