Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pihak BPBD Kabupaten Tangerang masih berupaya memadamkan terbakarnya pabrik korek api gas di kawasan Pergudangan Sungai Turi, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa 2 November 2021.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengaku kesulitan memdamkan api tersebut, lantaran sulitnya mendapatkan air tambahan.
"Salah satu kesulitan air untuk pemadam," kata Abdul di lokasi.
Abdul Munir mengatakan, pabrik yang terbakar itu memproduksi korek api gas. Hal itu yang menyebabkan api cepat membesar dan menjalar.
Baca Juga :
"Pabrik korek gas, hingga kini sudah proses pemadaman," katanya.
BPBD Kabupaten Tangerang menerjunkan sebanyak 100 anggota pedamam. Mereka dibagi dua titik guna mempercepat pemadaman.
"Ada sembilan unit kendaraan, totalnya ada 100 anggota dikerahkan," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, peristiwa kebakaran itu terjadi pada Selasa 2 November 2021 pukul 15.40 WIB. Namun hingga saat ini, para petugas masih berjibaku memadamkan api tersebut. Belum diketahui penyebab kebakaran, maupun adanya korban atau tidak.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews