Connect With Us

19 Jam Pabrik Korek di Pakuhaji Tangerang Masih Terbakar

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 3 November 2021 | 10:12

Pabrik korek api gas di kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, masih terbakar, Rabu 3 November 2021 pagi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pabrik korek api gas di kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, masih terbakar atau belum padam, Rabu 3 November 2021 pagi.

Sebelumnya, si jago merah berkobar di pergudangan yang dipenuhi korek api gas tersebut pada Selasa, 2 November 2021  sekitar pukul 15.40 Wib.

Sehingga, kebakaran pabrik korek tersebut berlangsung sudah hampir 24 jam. Diduga api berasal dari percikan korek api.

Baca Juga :

"Sampai pagi ini masih pendinginan, beberapa titik api masih nyala, terutama di bawah reruntuhan bangunan," ungkap Abdul Munir, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang.

Sejak tadi malam, petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku memadamkan api. Sebab, kobarannya menghanguskan isi gudang dan beberapa bangunan lainnya.

Namun dipastikan, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Sebab, berdasarkan keterangan anak pemilik gudang, semua karyawan berjumlah 80 orang selamat.

"Tapi tidak bisa menyelamatkan isi gudang, bahkan dua unit mobil terbakar, satu unit mobil bok, satu unit mobil sedan dan beberapa unit motor milik karyawan," jelas Munir.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill