Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, di Tigaraksa, digeruduk massa dari organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP), Senin, 29 November 2021.
Mereka melakukan aksi demo pasca pernyataan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PDIP, Junimart Girsang, yang meminta pemerintah menindak tegas ormas yang kerap membuat rusuh dan pertikaian.
Salah seorang peserta aksi, Syarif Hidayatullah mengatakan, aksi akan dilakukan secara konvoi dari beberapa titik wilayah Tangerang.
Dalam aksi damai ini, ia mengklaim ada sekitar 5.000 massa yang turun ke jalan.
"Tujuannya ke gedung dewan Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten," katanya.
Sementara itu, untuk mengamankan aksi tersebut, pihak Polres Tangerang Kota menerjunkan 377 personel yang dipusatkan penjagaan di kawasan DPRD Kabupaten Tangerang.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Tangerang Kompol Rudi mengatakan, selain menerjunkan personel, pengamanan juga dilakukan dengan memasang barrier, yakni kawat berduri.
"Kita pasang juga kawat berduri di sekitar gedung dewan. Dan itu sudah SOP dari kepolisian sebagai bentuk pengamanan," ujarnya.
Hingga kini, massa masih berkumpul di sejumlah titik seperti kawasan Tigaraksa, Citra Raya Cikupa dan Bitung, Curug.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGMulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dirilis.
Munculnya informasi mengenai potensi relokasi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam perlu menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews