Connect With Us

Hantam Jalan Rusak di Sepatan Tangerang, Motor Warga Nyaris Terbelah

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Desember 2021 | 16:26

Tangkapan layar satu unit motor mengalami patah hingga terbagi dua akibat menghantam jalan rusak Jalan Raya Mauk, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gusriadi Lubis, warga Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, nyaris celaka setelah motor yang dikendarainya patah hingga terbagi dua akibat menghantam jalan rusak Jalan Raya Mauk, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 30 November 2021, sekitar pukul 23.00 WIB. Ketika itu ia tengah memboncengn istri dan anak bayinya, dengan menggunakan sepeda motor matik Honda Beat nopol B-6655 VUN.

“Saya dari Ciledug mau ke Sepatan. Kecepatan motor saya normal karena lewat situ malam hari dan kondisinya gelap tanpa penerangan,” katanya kepada TangerangNews, Rabu 1 Desember 2021.

satu unit motor mengalami patah hingga terbagi dua akibat menghantam jalan rusak Jalan Raya Mauk, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Saat melintas di lokasi, tiba-tiba saja motornya menghantam lubang jalan hingga bagian tengah motornya patah. Gusriadi pun terkejut dan langsung berusaha menyeimbangan motor agar tidak jauh.

“Motor saya patah, mesinnya copot. Saya dan keluargaaya masih di atas motor, itu terseret sampai 5 meteran. Lalu saya tahan pakai kaki supaya nggak jatu ke aspal,” ungkap Gusriadi.

satu unit motor mengalami patah hingga terbagi dua akibat menghantam jalan rusak Jalan Raya Mauk, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Ia dan keluarganya selamat dai kecelakaan, namun sepeda motornya rusak parah sehingga tidak bisa digunakan lagi. Akhirnya ia ditolong pengemudi ojeg online memabwa motornya ke bengkel setempat.

Gusriadi mengaku trauma atas kejadian itu, karena dia dan keluarganya bisa saja celaka gara-gara jalan rusak ditambah mininya penerangan. Untuk itu ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang segera memperbaiki jalan tersebut agar tidak ada korban.

“Jangan sampai ada korban selanjutnya. Sebelum kejadian bisa bantu cegah,” tegasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANTEN
38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:39

Dampak fenomena El Nino mulai menghantui wilayah Provinsi Banten. Memasuki pertengahan Juli 2026, sejumlah wilayah telah melaporkan krisis air bersih, memicu langkah cepat BPBD Banten dalam memperkuat mitigasi di seluruh kabupaten/kota.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill