Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com - Ancaman naiknya debit Aliran Sungai Cimanceuri di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang menjadi perhatian khusus aparat Polsek Kronjo dan para relawan banjir.
Saat datangnya musim hujan seperti saat ini, air kiriman dari Sungai Cimanceuri pasti meluap dan mengakibatkan banjir di Desa Cirumpak dan Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo.
Kanit Samapta Polsek Kronjo Ipda Agus Susanto beserta anggota meninjau daerah rawan banjir di dekat aliran Sungai Cimanceuri di Desa Cirumpak, Minggu 5 Desember 2021.
Dari setiap kejadian banjir pihak Polsek Kronjo mengambil langkah seperti mendirikan tenda darurat dan dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Kapolsek Kronjo Polresta Tangerang AKP Sri Raharja mengatakan, pihaknya memerintahkan kepada personel Polsek Kronjo untuk selalu memantau perkembangan situasi debit air Sungai Cimanceuri.
“Agar dilaporkan perkembangannya secara berkala, supaya kami dapat segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta para relawan banjir apabila keadaan darurat tiba-tiba terjadi,” kata Sri Raharja dalam kesempatan terpisah.
Salah satu warga yang ikut mendampingi saat meninjau daerah rawan banjir akibat luapan Sungai Cimanceuri, Rahmat berharap pemerintah segera membangun tanggul untuk menampung debit air Sungai Cimanceuri.
“Air Sungai Cimanceuri selalu meluap akibat curah hujan tinggi, yang biasanya menyebabkan banjir di desa kami,” tutur Rahmat.
Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Kronjo yang sudah bersedia turun langsung untuk meninjau lokasi rawan banjir di Desa Cirumpak.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGWarga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews