Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com - Personel gabungan dari Polri dan TNI menggelar patroli di seluruh kawasan PLTU 3 Lontar Extension di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang untuk memastikan keamanan objek vital pada Minggu 5 Desember 2021.
Dirpamobvit Polda Banten Kombes Edy Sumardi menyatakan, patroli dilakukan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Ini merupakan salah satu bentuk upaya kami dalam memberikan jaminan keamanan pada setiap objek vital nasional maupun objek tertentu,” ucap Edy Sumardi.
Edy menuturkan, dalam patroli ini personel Ditpamobvit Polda Banten bersama TNI mendampingi petugas keamanan PLTU 3 Lontar Extension yang bertugas untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan dan juga tamu maupun karyawan yang masuk ke kawasan PLTU tersebut.
“Personel kami tidak hanya melakukan pemeriksaan , namun juga patroli menggunakan R2/R4 di kawasan PLTU 3 Lontar Extension untuk menyusuri seluruh area yang dianggap rawan, dan juga melakukan pengecekan melalui CCTV,” jelas Edy.
Sementara itu, AKP Suyana selaku Pawas PLTU 3 Lontar Extension mengatakan bahwa pengamanan dan patroli tersebut berjalan dengan aman dan lancar.
“Selama patroli tidak ada gangguan yang menonjol yang mengakibatkan terganggunya kegiatan operasional perusahaan maupun kegiatan masyarakat sekitar,” ujar Suyana.
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGBulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews