Connect With Us

Gudang Oli Palsu di Tangerang Digerebek, Polisi Sita Ribuan Botol Merek Terkenal

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 11 Desember 2021 | 08:13

Tim gabungan dar Polda Kalsel dan Polresta Tangerang menggerebek gudang oli palsu di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Polisi menyita puluhan ribu botol oli palsu. (@TangerangNews / Polda Kalsel)

TANGERANGNEWS.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan berhasil membongkar peredaran oli palsu dengan merek ternama yang berasal dari Tangerang. 

Kasubdit 1 Industri, Perdagangan, dan Investasi (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Ridwan Raja Dewa mengatakan, ada puluhan ribu botol oli disita yang disita polisi. “Memalsukan merek Yamalube dari Yamaha dan AHM MPX1 n MPX2 dari Honda,” ujar Ridwan di Banjarmasin, Jumat 10 Desember 2021, seperti dikutip dari Antara. 

Ridwan menjelaskan, kasus terungkap bermula dari laporan masyarakat dan polisi melakukan penyelidikan yang mencurigai adanya peredaran oli diduga palsu pada salah satu toko.

Kemudian pada Rabu 8 Desember 2021, petugas mendatangi Toko Berkat Motor yang beralamat di Jalan Kelayan A, Kota Banjarmasin. Hasilnya, di gudang penyimpanan didapati oli palsu merek Yamalube sebanyak 6.288 botol dan oli merek AHM sebanyak 3.840 botol. 

Berdasarkan hasil interogasi petugas terhadap pemilik toko berinisial IP, 46, oli yang dijualnya didapat dari Cilongok Jaya yang beralamat di Jalan Pasar Kemis Kelurahan Sukamantri, Kabupaten Tangerang, Banten.

Selanjutnya polisi bergerak cepat menyambangi toko yang dimaksud dan ditemukan puluhan ribu botol oli palsu merek serupa yang dipasarkan di Banjarmasin. Penggerebakan dilakukan tim gabungan dari Polda Kalsel dan Satreskrim Polresta Tangerang.

Dari penggerebekan di tempat tersebut, barang bukti yang berhasil disita, yaitu AHM Oil MPX 1 170 dus atau 4.080 botol dan AHM MPX 2 330 dus atau 7.920 botol dengan total kedua jenis merek tersebut 12.000 botol. Sedangkan total oli Yamalube palsu 18.708 botol. 

"Jumlah total oli palsu yang diamankan di Tangerang sebanyak 32.844 Botol," ucap Ridwan.

Dengan demikian, total oli palsu yang sudah diamankan oleh kepolisian dari Banjarmasin dan Tangerang adalah 42.972 botol.

Selain menemukan ribuan oli palsu di Tangerang, polisi juga mengamankan seorang pria berinisial BS, 46, yang ditetapkan sebagai tersangka. 

"Kami masih melakukan pengembangan kasus karena distribusi pemasaran oli palsu ini sudah lintas provinsi," jelas Ridwan. 

Dalam kasus ini, tersangka BS dijerat Pasal 100 dan Pasal 102 Undang-Undang No 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.  Pada Pasal 100 UU 20/2016 ancaman pidana paling lama 5 tahun dan atau denda paling banyak Rp2 miliar. Sedangkan Pasal 102 pidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp200 juta.

KAB. TANGERANG
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Rabu, 4 November 2026 | 19:50

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill