Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TANGERANGNEWS.com-Selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2022, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan tes arpid antigen secara acak terhadap warga maupun wisatawan. Untuk keperluan ters itu, telah disiapkan 1.100 alat tes cepat antigen.
"Dari 44 posko pantau yang disiapkan, ada 11 posko yang kita isi pelayanan kesehatan tes rapid antigen dengan masing-masing menyediakan 100 alat tes antigen," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi seperti dilansir dari Antara, Kamis 30 Desember 2021.
Saat ini, Pemkab Tangerang masih memiliki stok sekitar 80 ribu alat tes antigen yang bisa digunakan jika stok alat pemeriksaan di posko-posko habis.
Tes antigen sudah dilakukan secara acak pada 400 warga dan hasilnya semuanya negatif, tidak ada yang terserang COVID-19.
“Pemkab dengan dukungan dari TNI dan Polri sudah siap melakukan pengamanan serta pengawasan, untuk mencegah penularan COVID-19 pada masa libur akhir tahun,” jelasnya.
Selain melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19, pihaknya juga bekerja sama dengan TNI dan Polri menyelenggarakan pelayanan vaksinasi bagi warga yang belum mendapat suntikan vaksin COVID-19.
"TNI-Polri juga sudah menyiapkan petugas vaksinator dan gerai vaksin di posko pantau," katanya.
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews