Connect With Us

Satgas Covid-19 Tangerang Temukan Kasus Baru Usai Libur Akhir Tahun

Tim TangerangNews.com | Selasa, 4 Januari 2022 | 08:57

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Diskominfo Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Satgas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang, menemukan sebanyak empat kasus positif terpapar Covid-19 varian Delta di daerah itu seusai masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kasus baru itu terjadi akibat masyarakat lalai dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes)," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi di Tangerang, Senin 3 Januari 2022.

Hendra menyebutkan, warga yang positif Covid-19 tersebut berasal dari empat kecamatan, yaitu Kecamatan Kosambi satu kasus, Sepatan satu kasus, Kelapa Dua satu kasus, dan Pagedangan satu kasus.

Menurut Hendra, warga yang dinyatakan positif itu setelah melakukan perjalanan dari luar daerah, salah satunya seperti warga Kosambi, yang saat dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Cengkareng, Jakarta hasilnya positif Covid-19.

Hendra menuturkan, Satgas melakukan penelusuran kepada pihak keluarga setelah ada laporan itu, namun hasilnya negatif semua. “Yang bersangkutan sudah dirawat di RS Cengkareng. Selanjutnya warga Sepatan positif Covid-19 setelah bekerja dari Jakarta dan sudah isolasi di Yasmin," terang Hendra.

Adapun untuk warga yang positif Covid-19 setelah berlibur dari luar negeri, terdapat sebanyak dua orang. Namun mereka telah terdeteksi sebelum masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang dan kini telah menjalani proses karantina di Wisma Atlet Jakarta.

"Jadi kalau yang dari luar negeri ini, sebelum ke Tangerang sudah terdeteksi dan sekarang sudah jalani isolasi di Wisma Atlet. Totalnya ada dua orang mereka dari Pagedangan dan Kelapa Dua," jelasnya.

Hendra meneruskan, sementara untuk hasil tes cepat antigen kepada ribuan warga selama pengawasan libur Nataru, tidak ditemukan kasus baru Covid-19. "Semua sample hasilnya negatif semua, tidak ada yang positif dari tes yang dilakukan di posko pantau Natal dan Tahun Baru itu," ucap dia.

Lebih lanjut Hendra mengatakan bahwa berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang total kasus aktif Covid-19 di daerah itu kini tersisa sebanyak sembilan orang.  “Terdiri atas satu  orang dirawat dan delapan orang menjalani isolasi,” ujarnya.

Dari total kasus aktif sembilan orang tersebut, berasal dari tujuh kecamatan seperti Kecamatan Curug sebanyak dua orang, Pagedanga dua orang, Kelapa Dua satu orang, Kosambi satu orang, Rajeg satu orang, Sepatan satu orang, dan Sidang Jaya satu orang.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill