Connect With Us

Polresta Tangerang Pantau Jam Rawan Aksi Gangster

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 18 Februari 2022 | 23:08

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho. (Denny Bagoes Irawan / TangerangNews.com@2022)

TANGERANGNEWS.com-Maraknya aksi gangster di kawasan Kabupaten Tangerang menjadi atensi Polresta Tangerang. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan akibat aksi gangster tersebut, patroli wilayah pun digencarkan terutama di waktu rawan.

"Saat ini kami akan meningkatkan kegiatan patroli di beberapa wilayah atau waktu yang rawan terjadinya aksi gangster," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho seperti idlansir dari CNN Indonesia, Jumat 18 Februari 2022.

Selain melakukan patroli wilayah, pihaknya akan mengaktifkan kembali patroli siber. Pasalnya, aksi gangster ini kerap menggunakan media sosial sebagai sarana tawuran.

"Jadi kegiatan atau tawuran tersebut mulainya dari janjian melalui media sosial, mereka juga melakukan kumpul dan keliling melalui media sosial itu," jelas Kapolresta.

Kepolisian juga akan melakukan tindakan secara represif dengan penangkapan para anggota gangster tersebut.

"Kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada pihak sekolah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan setempat, sebagai pencegahan aksi tawuran remaja," ujar Kapolresta.

Aksi gangster belakangan ini kerap terjadi di wilayah hukum Polresta Tangerang. Misalnya, kasus di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Kelompok gangster ini menyerang sejumlah warga setempat dan videonya menyebar luas di media sosial.

"Kami sudah menurunkan anggota terkait viralnya video gangster itu. Sekarang sudah dalam tahapan identifikasi kepada para pelaku yang ada di video itu," ungkap Kapolresta.

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill