Connect With Us

Kasus Penyelundupan 6,2 Kg Sabu Segera Disidangkan PN Tangerang

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:51

| Dibaca : 446

Ilustrasi narkotika jenis sabu-sabu. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.COM–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang telah menerima pelimpahan tahap dua dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dalam perkara penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 6,2 kilogram di wilayah itu.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kabupaten Tangerang, Mochtar Arifin mengatakan, perkara penyelundupan sabu seberat 6,2 kilogram yang dilakukan oleh salah satu tersangka bernama Sara Yulis, 28, warga Aceh, dengan modusnya disimpan dalam kap mesin mobil itu akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang dalam waktu dekat ini.

"Kami telah menerima pelimpahan dari Kejaksaan Tinggi Banten untuk terkait dengan perkara narkoba telah tahap dua, dan kasus itu merupakan hasil pengungkapan BNN Provinsi Banten dengan penyerahan tersangka dan barang bukti," terangnya di Tangerang, Sabtu 12 Maret 2022, seperti dilansir dari Antara.

Mochtar menyebutkan dalam perkara pengungkapan kasus narkotika yang modusnya disembunyikan dalam kap mobil ini telah dinyatakan lengkap pada pelimpahan P21. "Selanjutnya kami akan limpahkan perkara tersebut ke proses penuntutan dengan segera dilayangkan ke pengadilan untuk disidangkan," ujar dia.

Proses persidangan dalam penuntutan nanti, sambung Mochtar, pihaknya akan melibatkan tim gabungan jaksa dari Kejari Kabupaten Tangerang dan Kejati Banten. "Jaksa-nya nanti gabungan baik dari Kejari Kabupaten Tangerang dan Kejati Banten," tuturnya.

Sebelumnya diketahui, seorang pengedar dan juga kurir narkoba jenis sabu berinisial Sara Yulis asal Aceh ditangkap oleh petugas BNN Banten di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti sebanyak 6,2 kilogram narkotika jenis sabu-sabu yang disembunyikan dalam kap mobil untuk mengelabui petugas keamanan setempat.

Kepala BNN Banten, Brigjen Hendri Marpaung mengatakan, pengungkapan itu bermula dari adanya informasi pengiriman sabu dari Sumatera Utara (Sumut) ke Surabaya, Jawa Timur, melewati Banten. Sabu tersebut dibawa ke Banten lewat jalur darat disimpan di bagian depan kap mesin mobil.

Dalam aksinya pelaku menyelundupkan sabu itu dengan menggunakan jasa pengangkutan kendaraan dari Medan melalui Pelabuhan Belawan menuju Pelabuhan Patimbang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) JO pasal 132 ayat (1) UU No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling ringan penjara 20 tahun atau maksimal hukuman mati.

WISATA
Tips Naik Pesawat Aman dan Nyaman Bersama Bayi

Tips Naik Pesawat Aman dan Nyaman Bersama Bayi

Senin, 15 Agustus 2022 | 19:28

TANGERANGNEWS.com-Membawa bayi naik pesawat untuk liburan, yes or no? Bagi seorang ibu, proses melahirkan, menyusui, dan mengurus bayi adalah sesuatu yang menyenangkan namun juga melelahkan.

TEKNO
Samsung Galaxy A23 5G Siap Meluncur, Simak Spesifikasinya

Samsung Galaxy A23 5G Siap Meluncur, Simak Spesifikasinya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:12

TANGERANGNEWS.com-Samsung Galaxy A23 5G siap diluncurkan karena telah diumumkan Samsung. Spesifikasi ponsel pintar dari lini Galaxy A23 series yang sangat canggih ini bikin naksir.

BANTEN
Warga Baduy Luar Diajari Jadi Petani Jahe Merah Berkualitas di Lebak Banten

Warga Baduy Luar Diajari Jadi Petani Jahe Merah Berkualitas di Lebak Banten

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:33

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga Baduy Luar di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dilibatkan menjadi petani jahe merah. Mereka diberi pembinaan untuk menghasilkan jahe merah berkualitas oleh PT Kalbe Farma

PROPERTI
Keseruan Semarak Kemerdekaan 77 RI di Hotel Grand Zuri BSD yang Menolak Menyerah

Keseruan Semarak Kemerdekaan 77 RI di Hotel Grand Zuri BSD yang Menolak Menyerah

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:24

TANGERANGNEWS.com-Manajemen Hotel Grand Zuri BSD City, Tangerang, merayakan Kemerdekaan 77 Republik Indonesia (RI) dengan berbagai perlombaan. Manajemen menyatakan dalam momentum kemerdekaan ini pihaknya menolak menyerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill