Connect With Us

Didatangi Polisi, Gerombolan Muda-mudi di Panongan Tangerang Kabur Kocar-kacir

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 16 April 2022 | 11:10

Polsek Panongan Polresta Tangerang membubarkan gerombolan muda-mudi di kawasan Cluster Lugano Citra Raya. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com-Kerumunan muda-mudi di sepanjang Jalan Boulevard Citra Raya Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, yang tengah nongkrong langsung melarikan diri dengan sepeda motornya masing-masing saat didatangi polisi. 

Selain di kawasan Citra Raya, gelar operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) Polsek Panongan yang dipimpin oleh Pawas Ipda Iman Sodikin juga membubarkan muda-mudi yang terlihat nongkrong dan di sekitar kawasan Cluster Lugano Citra Raya Kecamatan Panongan. 

“Operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan dilakukan pada Jumat 15 April 2022 pukul 00.00 WIB. Kami mengimbau masyarakat yang masih nongkrong untuk membubarkan diri,” kata Iman.

Iman menerangkan, pembubaran kerumunan tersebut merupakan bagian dari operasi yustisi di tengah masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 yang digelar oleh personel Polsek Panongan.

“Selain mengimbau untuk bubar, polisi juga melakukan razia kendaraan yang tak memiliki kelengkapan surat,” tutur Iman.

 

Dalam kegiatan tersebut, ungkap Iman, masih ditemukan masyarakat yang tidak membawa surat kelengkapan kendaraan. “Kami imbau kalau memang punya surat-surat, silakan ambil motornya di Polsek Polsek Panongan Polresta Tangaerang,” tambah dia.

Di lokasi berbeda, Kapolsek Panongan Iptu Syamsul Bahri mengatakan giat Operasi KRYD dilakukan oleh jajarannya guna menekan angka kriminalitas dan mengantisipasi adanya tawuran kelompok gangster yang belakangan ini marak terjadi di wilayah hukum Polresta Tangerang.

“Dengan rutin dilaksanakan Ops KRYD diharapkan wilayah hukum Polsek Panongan Polresta Tangerang dalam keadaan aman kondusif khususnya di bulan Ramadan” tutur Syamsul.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill