Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Drama peristiwa perampokan Alfamart di Jatake Kadusirung, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, telah berakhir, sekitar pukul 00.25 WIB, Rabu 20 April 2022.
Pihak Kepolisian pun mengakhirinya secara kondusif. Seluruh karyawan yang disandera dikabarkan berhasil selamat dan tidak sampai ada korban jiwa dalam drama sekitar satu jam tersebut. Sekitar pukul 01.00 WIB, pihak Kepolisian keluar dari Alfamart, namun aparat perlu memastikan keselamatan para pelaku. Karenanya, perampok masih berada di dalam minimarket tersebut.
Aparat khawatir para perampok akan dikeroyok massa atau main hakim sendiri. Namun, akhirnya aparat berhasil menenangkan amarah massa, sehingga mereka berhasil dibawa petugas masuk ke dalam mobil pihak Kepolisian.
Berdasarkan informasi yang didapat sumber TangerangNews, Fauziah Uswah, dalam peristiwa itu diketahui karyawan Alfamart tersebut telah disandera oleh pelaku tindak kekerasan disertai kriminal tersebut.
Dalam video yang dibagikan kepada TangerangNews, diketahui akhirnya petugas Kepolisian pun akhirnya berdatangan ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). “Belum tahu jumlah perampoknya berapa, karyawannya berapa yang disandera. Tetapi memang ada karyawan yang disandera, polisi sudah datang ke lokasi,” kata Fuaziah kepada TangerangNews. Tampak juga terdengar suara teriakan yang diduga dari dalam Alfamart.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews