Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang
Rabu, 2 April 2025 | 12:23
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kapolresta Tangerang Kombes Zain Dwi Nugroho mengimbau para pemudik yang menggunakan rest area KM 43 Tol Tangerang-Merak untuk tidak berlama-lama di rest area tersebut agar bisa bergantian dengan pengendara atau pemudik lain yang ingin beristirahat.
Zain dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu 23 April 2024, mengatakan bahwa mengingat banyaknya pengemudi atau pemudik yang juga ingin memanfaatkan layanan rest area, maka sebaiknya bergantian untuk beristirahat di rest area.
“Untuk pemudik dapat memanfaatkan fasilitas yang kami sediakan di rest area. Maksimal 1 jam agar pengemudi dapat melanjutkan perjalanannya kembali agar tidak terjadi penumpukan kendadaan di rest area,” tutur Zain.
Zain pun menghimbau kepada para pemudik jika sudah merasa lelah atau kurang fit agar segera beristirahat di rest area yang disediakan.
“Kami sudah siapkan pos pelayanan yang di dalamnya kita sediakan gerai vaksin dan tim medis untuk melayani pemudik. Kami juga akan patroli di rest area guna antisipasi terjadinya kejahatan,” ungkapnya.
Zain telah melaksanakan pengecekan ke rest area KM 43 Tol Tangerang-Merak. Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1443 H khususnya terkait mudik.
Menurut dia, berdasarkan pantauan intensitas kendaraan sudah mulai meningkat namun belum signifikan. Pengecekan itu, ujar Zain, dilakukan agar dapat diketahui situasi dan juga intensitas kendaraan dan juga orang. Sehingga dapat terus melakukan evaluasi untuk perbaikan pelayanan.
“Tentunya kami mengecek agar mengetahui dan juga untuk berkoordinasi dengan pengelola rest area agar dalam pelaksanaan pengamanan lebih baik,” ucap Zain.
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.