Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Kondisi di jalur arteri wilayah Kabupaten Tangerang pada H-2 Lebaran atau Rabu 4 Mei 2022, masih belum ada peningkatan arus balik kendaraan mudik.
"Sementara ini masih landai dan belum terpantau adanya peningkatan arus balik pemudik, aktivitas mayoritas kegiatan lokal untuk merayakan Idul Fitri," kata Kasatlantas Polresta Tangerang Kompol Fikri Ardiyansyah seperti dilansir dari Antara.
Sampai saat ini hanya kendaraan domestik yang mendominasi kepadatan lalu lintas, untuk melakukan silaturahmi dan perjalanan wisata dalam mengisi waktu libur Lebaran.
Fikri memprediksi puncak arus balik mudik Lebaran di jalur arteri wilayah Kabupaten Tangerang terjadi, pada Sabtu 7 Mei 2022 hingga Minggu 8 Mei 2022.
"Mayoritas kegiatan lokal merayakan Idul Fitri. Untuk arus balik mudik prediksi pada saat weekend," tambahnya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang Sukri mengatakan lalu lintas kendaraan di ruas jalur arteri jalan nasional, seperti Jalan Raya Bitung hingga Jayanti, kondisinya masih menurun.
"Hal ini karena pemudik yang sudah mencapai lokasi tujuan belum memasuki masa arus balik. Adapun peningkatan volume kendaraan justru terjadi pada jalur-jalur wisata," jelasnya.
Akibat tingginya minat masyarakat mengunjungi area wisata di daerah itu, sejumlah titik jalan di Kabupaten Tangerang terjadi kepadatan lalu lintas.
Dishub Kabupaten Tangerang bersama TNI, Polri, dan instansi terkait melakukan antisipasi dengan menempatkan sejumlah personel di titik-titik kepadatan.
"Termasuk juga penempatan petugas di titik persimpangan yang rawan macet, seperti simpang Adiyasa menuju wisata Kramat Solear," papar Sukri.
Lokasi destinasi tujuan wisata di wilayah Kabupaten Tangerang yang telah mengalami kepadatan lalu lintas, di antaranya Wisata Makam Kramat Solear, Tebing Koja, Pantai Pulo Cangkir, Tanjung Kait, dan Tanjung Pasir.
"Maupun ke destinasi-destinasi wisata di Banten, seperti Pantai Anyer, Pantai Carita, Pemandian Cikoromoy, dan lainnya yang melintasi wilayah Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGDi tengah maraknya tren perawatan kulit (skincare) yang berkembang pesat di masyarakat, jaminan keamanan produk dan validitas berbasis bukti ilmiah kini menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelontorkan anggaran fantastis sebesar Rp22 miliar per tahun agar masyarakat tidak perlu mengganti biaya pengolahan kantong darah Palang Merah Indonesia (PMI).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews