Connect With Us

Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Tangerang Diminta Siaga Hepatitis Akut

Tim TangerangNews.com | Rabu, 11 Mei 2022 | 08:03

| Dibaca : 266

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / tangerangkab.id)

TANGERANGNEWS.com–Munculnya kasus hepatitis akut yang hingga saat ini masih misterius menjadi perhatian serius pemerintah, termasuk di daerah. Sebagai bentuk antisipasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang meminta seluruh fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit di daerah itu siap siaga serta mewaspadai kasus hepatitis akut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang dr Sumihar Sihaloho mengatakan, pihaknya meminta seluruh kepala puskesmas, direktur RS, dan kepala laboratorium kesehatan setempat waspada secara dini mengenai hepatitis akut.

"Kami sudah mengimbau kepada surveilans di puskesmas maupun di RS untuk waspada dan siap siaga merespons kejadian Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology itu," ujar Sumihar di Tangerang, Selasa 10 Mei 2022, seperti dilansir dari Antara.

Menurutnya, seluruh fasilitas kesehatan di bawah pengawasan Pemkab Tangerang dapat memantau dan melaporkan jika ada indikasi kasus penyakit hepatitis serta langsung mengomunikasikannya.

Selain itu, pihaknya juga menyarankan petugas pelayanan kesehatan memberikan edukasi mengenai pencegahan dengan tetap menjaga pola hidup sehat terhadap anak serta disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Tentunya dalam pencegahan ini masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga pola hidup sehat," tutur Sumihar.

Dia menyebutkan sejauh ini di Kabupaten Tangerang belum ditemukan kasus hepatitis akut yang menyerang anak ini. Namun, jajarannya selalu waspada dalam mengantisipasi terjadinya kasus tersebut. "Sampai saat ini belum ada, tetapi kita tetap waspada," tegas Sumihar.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).

Dalam surat edaran disebutkan bahwa WHO pertama kali menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya mengenai 10 kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya pada anak-anak usia 11 bulan sampai lima tahun pada periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.

Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai KLB oleh WHO pada 15 April 2022, jumlah laporan terus bertambah dan tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara. Kisaran kasus terjadi pada anak usia satu bulan sampai dengan 16 tahun. Sebanyak 17 anak di antaranya atau 10 persen memerlukan transplantasi hati dan satu kasus dilaporkan meninggal.

AYO! TANGERANG CERDAS
Hasil Karya Mahasiswi Tangerang jadi Maskot Resmi Pemilu 2024

Hasil Karya Mahasiswi Tangerang jadi Maskot Resmi Pemilu 2024

Sabtu, 26 November 2022 | 17:29

TANGERANGNEWS.com-Stephanie, mahasiswi Universitas Pradita, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, berhasil memenangkan Lomba Maskot Pemilu 2024 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).

NASIONAL
Hendak Bekerja ke Tangerang, Pria Ini Jadi Korban Gempa Cianjur

Hendak Bekerja ke Tangerang, Pria Ini Jadi Korban Gempa Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 15:34

Peristiwa nahas menimpa Asep Rudi Hendra, 48, seorang warga Desa Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang turut menjadi korban Gempa Cianjur saat hendak bekerja ke wilayah Tangerang pada Senin 21 November 2022

BISNIS
Uang Korban Kasus Indra Kenz Disita Negara, Simak Tips Hindari Jebakan Investasi Bodong

Uang Korban Kasus Indra Kenz Disita Negara, Simak Tips Hindari Jebakan Investasi Bodong

Rabu, 16 November 2022 | 15:06

TANGERANGNEWS.com-Para korban investasi ilegal Binomo harus menerima kekecewaan lantaran barang bukti hasil tindakan pidana berupa harta Indra Kenz tidak dikembalikan.

OPINI
Organisme Solutif Penyerap Emisi Karbon dan Peningkatan Mutu Akuakultur Indonesia

Organisme Solutif Penyerap Emisi Karbon dan Peningkatan Mutu Akuakultur Indonesia

Kamis, 24 November 2022 | 14:32

TANGERANGNEWS.com-Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan penurunan emisi dalam kontribusi pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. strategi menuju NZE ini diharapkan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill