Connect With Us

Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Tangerang Diminta Siaga Hepatitis Akut

Tim TangerangNews.com | Rabu, 11 Mei 2022 | 08:03

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / tangerangkab.id)

TANGERANGNEWS.com–Munculnya kasus hepatitis akut yang hingga saat ini masih misterius menjadi perhatian serius pemerintah, termasuk di daerah. Sebagai bentuk antisipasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang meminta seluruh fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit di daerah itu siap siaga serta mewaspadai kasus hepatitis akut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang dr Sumihar Sihaloho mengatakan, pihaknya meminta seluruh kepala puskesmas, direktur RS, dan kepala laboratorium kesehatan setempat waspada secara dini mengenai hepatitis akut.

"Kami sudah mengimbau kepada surveilans di puskesmas maupun di RS untuk waspada dan siap siaga merespons kejadian Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology itu," ujar Sumihar di Tangerang, Selasa 10 Mei 2022, seperti dilansir dari Antara.

Menurutnya, seluruh fasilitas kesehatan di bawah pengawasan Pemkab Tangerang dapat memantau dan melaporkan jika ada indikasi kasus penyakit hepatitis serta langsung mengomunikasikannya.

Selain itu, pihaknya juga menyarankan petugas pelayanan kesehatan memberikan edukasi mengenai pencegahan dengan tetap menjaga pola hidup sehat terhadap anak serta disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Tentunya dalam pencegahan ini masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga pola hidup sehat," tutur Sumihar.

Dia menyebutkan sejauh ini di Kabupaten Tangerang belum ditemukan kasus hepatitis akut yang menyerang anak ini. Namun, jajarannya selalu waspada dalam mengantisipasi terjadinya kasus tersebut. "Sampai saat ini belum ada, tetapi kita tetap waspada," tegas Sumihar.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).

Dalam surat edaran disebutkan bahwa WHO pertama kali menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya mengenai 10 kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya pada anak-anak usia 11 bulan sampai lima tahun pada periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.

Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai KLB oleh WHO pada 15 April 2022, jumlah laporan terus bertambah dan tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara. Kisaran kasus terjadi pada anak usia satu bulan sampai dengan 16 tahun. Sebanyak 17 anak di antaranya atau 10 persen memerlukan transplantasi hati dan satu kasus dilaporkan meninggal.

HIBURAN
Naik Gear Ultima, Liburan Bareng Keluarga Jadi Makin Seru di Ultima Family Picnic  

Naik Gear Ultima, Liburan Bareng Keluarga Jadi Makin Seru di Ultima Family Picnic  

Rabu, 30 September 2026 | 16:27

Liburan bersama keluarga tak selalu harus pergi jauh. Naik motor bersama, menikmati perjalanan, lalu menghabiskan waktu dengan berbagai aktivitas seru ternyata juga bisa menjadi pengalaman yang berkesan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

KAB. TANGERANG
BPOM Bongkar Gudang Kosmetik dan Suplemen Ilegal Senilai Rp25 Miliar di Tangerang, Satu WNA Diamankan

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik dan Suplemen Ilegal Senilai Rp25 Miliar di Tangerang, Satu WNA Diamankan

Kamis, 1 Oktober 2026 | 16:00

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menggerebek gudang penyimpanan dan peredaran obat bahan alam, suplemen kesehatan, serta kosmetik impor ilegal di Kawasan Laksana Business Park, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill