Connect With Us

Jorok! Sampah Bertebaran di Jalan Raya Serang Cikupa Tangerang  

Denny Bagus Irawan | Senin, 30 Mei 2022 | 09:50

Sampah di Jalan Raya Serang, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin 30 Mei 2022. (TangerangNews @2022 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Jalan Raya Serang yang menjadi jalan utama menuju ke DKI Jakarta atau jalan penghubung utama sangat jorok. 

Sampah berceceran di Jalan Raya Serang, tepatnya di Cikupa, Kabupaten Tangerang.  Pantauan TangerangNews, tampak di lokasi terdapat sepajang jalan tersebut sampah dibuang ditengah jalan. 

Seolah pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak peduli, padahal jalan tersebut tentu sering dilintasi aparatur pemerintah daerah setempat. Masyarakat sekitar pun merasa malu dengan pemandangan tersebut. 

“Sebagai warga Tangerang saya merasa malu apabila ada orang luar Tangerang yang melihat pemandangan Tangerang seperti ini,” tulis salah satu akun Instagram. 

“Seperti tidak ada kesadaran diri dari masyarakat dan dinas terkait yang tidak peduli dengan hal tersebut,” tambahnya. 

“Tolong di sampaikan kepada dinas terkait untuk penanganannya. Mudah-mudahan pesannya dapat tersampaikan,” terangnya. 

Meski pun begitu ada yang tetap beragumen bahwa dengan sampah ditaruh di tengah jalan seperti itu untuk dapat memudahkan petugas Dinas Kebersihan.

“Menurut saya lebih baik begini. Itu kan memudahkan petugas ketimbang buang sembarangan dan tersebar dibeberapa titik. Coba tuh di  Sepatan, Mauk. Banyak sampah berserakan. Mungkin yang perlu dibuat lagi tempat sampah umum pinggir jalan yang cukup besar. Kalau dulu saya lihat banyak, tetapi makin kesini itu tempat sampah hilang,” jelas Ricko Indra. 

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill