Pergoki ASN Telat Apel Pagi, Wakil Wali Kota Tangerang Ingatkan Sanksi Tegas Menanti
Senin, 31 Agustus 2026 | 18:45
Suasana halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
TANGERANGNEWS.com-Jalan Raya Serang yang menjadi jalan utama menuju ke DKI Jakarta atau jalan penghubung utama sangat jorok.
Sampah berceceran di Jalan Raya Serang, tepatnya di Cikupa, Kabupaten Tangerang. Pantauan TangerangNews, tampak di lokasi terdapat sepajang jalan tersebut sampah dibuang ditengah jalan.
Seolah pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak peduli, padahal jalan tersebut tentu sering dilintasi aparatur pemerintah daerah setempat. Masyarakat sekitar pun merasa malu dengan pemandangan tersebut.
“Sebagai warga Tangerang saya merasa malu apabila ada orang luar Tangerang yang melihat pemandangan Tangerang seperti ini,” tulis salah satu akun Instagram.
“Seperti tidak ada kesadaran diri dari masyarakat dan dinas terkait yang tidak peduli dengan hal tersebut,” tambahnya.
“Tolong di sampaikan kepada dinas terkait untuk penanganannya. Mudah-mudahan pesannya dapat tersampaikan,” terangnya.
Meski pun begitu ada yang tetap beragumen bahwa dengan sampah ditaruh di tengah jalan seperti itu untuk dapat memudahkan petugas Dinas Kebersihan.
“Menurut saya lebih baik begini. Itu kan memudahkan petugas ketimbang buang sembarangan dan tersebar dibeberapa titik. Coba tuh di Sepatan, Mauk. Banyak sampah berserakan. Mungkin yang perlu dibuat lagi tempat sampah umum pinggir jalan yang cukup besar. Kalau dulu saya lihat banyak, tetapi makin kesini itu tempat sampah hilang,” jelas Ricko Indra.
Suasana halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Guna mengoptimalkan potensi ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Sinar Mas Land resmi menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews