Connect With Us

UMKM Bisa Manfaatkan Katalog Elektronik Pemkab Tangerang untuk Pamerkan Produk

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Juni 2022 | 09:41

Pemkab Tangerang menyosialisasikan katalog elektronik kepada UMKM. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyediakan katalog elektronik lokal yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk memamerkan produknya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, katalog elektronik lokal adalah sistem informasi yang berisi tentang daftar produk maupun jasa, jenis, merek, spesifikasi teknis, harga dan jumlah barang/jasa tersedia. Sistem ini dikelola oleh Pemerintah Daerah dan dapat diakses secara online atau digital. 

Ia berharap dengan adanya keterlibatan penyedia katalog lokal dapat mendukung optimalisasi peran serta UMKM serta meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (PDN), yang secara langsung mendukung program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Ini momentum yang sangat bagus bagi UMKM dan home industri kita. Melalui sistem ini, mereka dapat memamerkan produk dan jasanya secara online dan dapat dimanfaatkan oleh Pemkab Tangerang dalam pemenuhan kebutuhan barang/jasa pemerintah," katanya saat Sosialisasi Katalog Elektronik di RR Bola Sundul GUD Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa 31 Mei 2022.

Sekda juga mengungkapkan etalase katalog elekronik lokal Kabupaten Tangerang sudah dalam proses penayangan produk dan antinya akan melibatkan penyedia katalog pada proses pelaksanaannya. 

Saat ini katalog elektronik lokal Kabupaten Tangerang sudah memiliki 10 komoditas yang dipamerkan.

"Antara lain pakaian dinas dan kain tradisional, jasa kebersihan, beton ready mix, aspal, jasa keamanan, servis kendaraan, bahan material, bahan pokok, ATK (Alat Tulis Kantor) serta makanan dan minuman," ungkap Sekda.

Sementara itu, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Tangerang Indra Suhardiman mengatakan Pemkab akan terus melakukan upaya percepatan pendaftaran produk maupun jasa dalam katalog elektronik lokal tersebut.

"Saat ini, kami terus melakukan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan bagi UMKM bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan Disperindag. Targetnya 21 etalase produk yang akan kita kejar untuk tayang," kata Indra.

Sebagai bentuk keseriusan dalam hal pendaftaran produk dan jasa di katalog elektronik lokal, Pemkab Tangerang membantu pelaku UMKM untuk konsultasi dan bimbingan cara pendaftaran ke dalam sistem.

"Kami juga membuka boothing pendaftaran e-katalog bagi para peserta. Mereka yang sudah memenuhi dan memiliki persyaratan yang dibutuhkan, bisa langsung mendaftarkan produk dan jasanya langsung dibantu para petugas yang sudah dipersiapkan," ungkapnya.

KAB. TANGERANG
Polisi Gerebek Rumah di Teluknaga, Amankan Bandar dan 5 Paket Sabu

Polisi Gerebek Rumah di Teluknaga, Amankan Bandar dan 5 Paket Sabu

Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:26

Jajaran Polsek Pakuhaji Polres Metro Tangerang Kota mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Tangerang, Sabtu 21 Februari 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANDARA
Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:05

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membagikan total 67.200 boks takjil gratis kepada para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di Terminal 1, 2, dan 3.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill