Connect With Us

Viral 20 Polisi Tidur Berjejer di Mauk Tangerang, Langsung Dibongkar Polisi Beneran

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 26 Juni 2022 | 12:26

Kondisi 20 polisi tidur yang membahayakan pengguna jalan di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Speed trap atau polisi tidur di jalan raya wilayah Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang dikeluhkan masyarakat hingga viral di media sosial. Kini 20 baris polisi tidur tersebut telah dibongkar petugas Kepolisian setempat. 

Kapolsek Mauk AKP Yono Taryono mengatakan, polisi tidur itu itu awalnya dibuat atas inisiatif yayasan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) yang ada di sekitar lokasi.

Pembuatannya dilakukan oleh tukang bangunan pada Kamis 23 Juni 2022. Namun sehari kemudian, polisi tidur langsung dibongkar lantaran membuat rawan kecelakaan.

"Ada 20 polisi tidur berjejer sepanjang jalan, sekitar 20 meteran. Langsung dibongkar pada Jumat karena rawan menimbulkan kecelakaan, Minggu 26 Juni 2022.

Yono menjelaskan pembangunan polisi tidur yang tidak sesuai aturan itu terjadi karena adanya miskomunikasi antara tukang dengan pihak yayasan SDIT.

Awalnya, ketua yayasan berinisiatif untuk memasang polisi tidur demi mencegah kecelakaan melalui jasa tukang. Sebab, sebelumnya anak muridnya pernah menjadi korban kecelakaan di lokasi.

"Sekolah SDIT itu sebenarnya tidak persis berada di depan jalan tersebut, tetapi masuk lagi ke gang kecil yang ada di depan jalan raya," jelas Yono.

Setelah berkomunikasi dengan pihak yayasan, akhirnya polisi tidur itu dibongkar dengan dihadiri Camat Mauk Arif Rahman Hakim, Kades Bayu Asih Hariri, dan Ketua Yayasan. Saat ini, jumlah polisi tidur hanya menyisakan enam baris.

"Sekarang dibuat tiga-tiga. Masing-masing di jalan sesudah dan sebelum SDIT. Tadinya ada 20-an," papar Yono.

Selain pembangunan yang tidak sesuai standar, Yono mengatakan ada masalah spesifikasi teknis di mana pemasangan polisi tidur dibuat dengan hanya berjarak 1 meter.

"Kalau kita lihat di lokasi justru malah rawan kecelakaan. Mau hindari kecelakaan malah rawan kecelakaan," jelasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch, Nikmati Brunch hingga Akses Kolam Renang Mulai Rp269 Ribu

ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch, Nikmati Brunch hingga Akses Kolam Renang Mulai Rp269 Ribu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:24

Menghabiskan akhir pekan kini tidak harus keluar kota untuk mendapatkan suasana liburan. Menjawab tren masyarakat yang menginginkan pengalaman bersantap sekaligus rekreasi, ARYADUTA Lippo Village menghadirkan Saturday Tropical Brunch

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill