Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat terjadi di pabrik pipa paralon, yang berlokasi di Jalan Raya Perancis, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Jumat 15 Juli 2022, siang.
Berdasarkan informasi, pukul 15.45 WIB, api masih terus membara. Pabrik yang terbakar tersebut dindingnya menempel dengan SPBU.
"Malah itu temboknya berbatasan dengan pom bensin," kata Danpos Kosambi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Oni Syahroni.
Hal itu membuat petugas dari BPBD Kabupaten Tangerang was-was jika api menyambar pom bensin.
"Satu meter juga kurang ini, karena berbatasan temboknya antara tembok pabrik dengan pom bensin," tambahnya.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk menyetop aliran bensin.
"Memang pom bensin ini sudah tutup, tapi memang masih ada sisa-sisa di tangki, di bawahnya. Kami masih lokalisir terus untuk disemprot agar tidak ada perambatan di pom bensin," ungkap Oni.
Kebakaran hebat ini juga menyebabkan kepulan asap yang membubung tinggi, hingga terlihat dari Kota Tangerang.
"Kami menerima laporan pada pukul 13.30 WIB dan kami langsung meluncur ke TKP, api sudah membesar. Yang terbakar ini produksi pipa paralon PT Bapindo Abadi Pratama," jelasnya.
Hingga saat ini, jajaran petugas Damkar masih berjibaku melawan si jago merah di bagian luar pabrik yang berdekatan dengan gerbang.
"Untuk saat ini ada lima Damkar dikerahkan berarti sekirar 25 personel yang turun. Insha Allah air tidak ada kesulitan karena depannya persis ini Kali Perancis," pungkasnya.
View this post on Instagram
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews