Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior
Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:38
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai mengambil langkah-langkah dalam mengantisipasi masuknya penyakit cacar monyet (monkeyfox) ke wilayahnya. Pasalnya, diduga sudah ada satu kasus suspek penyakit cacar monyet di Jawa Tengah, meski saat ini masih dalam penyelidikan Kementerian Kesehatan.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Sumihar Sihaloho mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah antisipasi penularan cacar monyet.
Satu di antaranya menyebarluaskan informasi tentang cacar monyet melalui konten edukasi di media sosial, situs, dan spanduk.
"Memantau dan melaporkan laporan jika ada kasus yang ditemukan sesuai dengan definisi operasional, juga meningkatkan kewaspadaan dengan upaya early surveilans," ujarnya, Jumat 5 Agustus 2022.
Dinkes Kabupaten Tangerang memaksimalkan keberadaan Puskesmas, rumah sakit, dan laboratorium.
Sama halnya dengan pencegahan Covid-19, Sumihar meminta warganya untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
"Dapat dengan menggunakan masker, karena cacar monyet dapat menyebar melalui mulut ke mulut. Juga dengan menghirup serpihan kulit atau virus misalnya dari pakaian orang yang terinfeksi," ungkapnya.
Langkah-langkah pencegahan juga harus tetap dijalankan seperti mengonsumsi vitamin disertai asupan makanan bergizi.
Kemudian membersihkan dan disinfeksi lingkungan serta PHBS.
"Sampai saat ini pengobatan yang spesifik untuk cacar monyet masih terbatas tahap pengembangan. Pengobatan lebih bersifat simptomatis dan suportif," papar Sumihar.
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
TODAY TAGPemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews