Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS..com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat agar segera melapor jika menemukan gejala suspek cacar monyet atau monkeypox. Hal ini menyusul pengumuman Kementerian Kesehatan yang mengidentifikasi pasien virus tersebut di DKI Jakarta.
"Kami mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan upaya early surveilans, ikut memantau dan melaporkan jika ada kasus yang ditemukan sesuai dengan definisi operasional," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang dr. Sumihar Simaloho, Senin 22 Agustus 2022.
Dinas pun telah menyebar luaskan informasi dengan membuat konten edukasi melalui instagram, website dan spanduk untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat
Selain masyarakat, Dinkes juga telah membuat surat edaran yang ditunjukan untuk puskesmas, rumah sakit dan laboratorium untuk terus siaga jika ada temuan soal monkeypox.
Terkait cara pencegahan, Dinkes mengimbau agar selalu menggunakan masker, karena monkeypox dapat menyebar melalui mulut ke mulut. Misalnya akibat menghirup serpihan kulit atau virus dari pakaian orang yang terinfeksi.
"Jadi konsumsi vitamin dan makanan bergizi, membersihkan dan desinfeksi lingkungan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat," pungkas dr. Sumihar.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGKetua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews