Connect With Us

Warga Kabupaten Tangerang Diminta Segera Lapor Jika Temukan Suspek Cacar Monyet

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:42

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang dr. Sumihar Simaloho. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS..com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat agar segera melapor jika menemukan gejala suspek cacar monyet atau monkeypox. Hal ini menyusul pengumuman Kementerian Kesehatan yang mengidentifikasi pasien virus tersebut di DKI Jakarta.

"Kami mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan upaya early surveilans, ikut memantau dan melaporkan  jika ada kasus yang ditemukan sesuai dengan definisi operasional," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang dr. Sumihar Simaloho, Senin 22 Agustus 2022.

Dinas pun telah menyebar luaskan informasi dengan membuat konten edukasi melalui instagram, website dan spanduk untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat

Selain masyarakat, Dinkes juga telah membuat surat edaran yang ditunjukan untuk puskesmas, rumah sakit dan laboratorium untuk terus siaga jika ada temuan soal monkeypox.

Terkait cara pencegahan, Dinkes mengimbau agar selalu menggunakan masker, karena monkeypox dapat menyebar melalui mulut ke mulut. Misalnya akibat menghirup serpihan kulit atau virus dari pakaian orang yang terinfeksi.

"Jadi konsumsi vitamin dan makanan bergizi, membersihkan dan desinfeksi lingkungan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat," pungkas dr. Sumihar.

BISNIS
RUPST 2025 Setujui Dividen Rp548 Miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Catat Rasio Pembagian Tertinggi

RUPST 2025 Setujui Dividen Rp548 Miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Catat Rasio Pembagian Tertinggi

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) yang menaungi sejumlah merek ritel seperti AZKO, ATARU, Pendopo, NEKA serta Toys Kingdom menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp548,02 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025

KAB. TANGERANG
Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:32

Obat-obatan di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan harga hingga 20 persen akibat melonjaknya harga BBM yang disebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill