Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang bersama pemerintah daerah menggelar aksi peduli sosial. Giat kali ini dalam rangka menyalurkan bantuan kursi roda ke warga Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa.
Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin mengatakan, pemberian bantuan kursi roda tersebut dalam rangka mendukung program pemerintah daerah di sektor sosial.
"Secara organisasi memiliki program peduli lingkungan dan kami bersama pemerintah daerah turut serta merealisasikan rencana kerja ini. Kami berterima kasih kepada Pak Bupati Tangerang dan Kecamatan Tigaraksa yang senantiasa bersama-sama dalam program sosial," jelasnya kepada media, Kamis, 1 September 2022.
Adapun, bantuan yang disalurkan kepada warga Kampung Sodong RT01/03, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, yakni satu unit kursi roda anak hingga paket sembako.
Camat Tigaraksa Rahyuni mengatakan, pihaknya mengapresiasi aksi sosial yang digelar PWI Kabupaten Tangerang. Menurutnya, jajaran kecamatan akan mendorong keluarga yang menerima kursi roda untuk bisa berobat ke puskesmas.
"Untuk kartu BPJS Kesehatan dari keluarga ini sudah punya termasuk juga sudah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah. Nanti kita dorong agar keluarga mau berbobat di puskesmas," pungkasnya.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGMenyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
Persita Tangerang akan menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Minggu, 10 Mei 2026, pukul 15.30 WIB.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews