Connect With Us

Praktisi Hukum Sebut Dugaan Mobilisasi Padi Padi Tangerang Bisa Dipidana

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 6 September 2022 | 20:58

| Dibaca : 162

Praktisi hukum Siprianus Edi Hardum. (@TangerangNews.com / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Praktisi hukum Siprianus Edi Hardum menganggap reaksi pihak Restoran Padi Padi Picnic menyusul penetapan tersangka oleh penyidik Polres Metro Tangerang Kota terkesan berlebihan.

“Orang yang menuding kepolisian atau pihak kecamatan dengan narasi kriminalisasi dan sejenisnya, tanpa ada bukti-bukti yang jelas dapat dijerat pidana,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 6 September 2022. 

Alumnus S2 Ilmu Hukum UGM Yogyakarta ini mencium aroma dugaan mobilisasi dan manipulasi dari kasus yang sebenarnya terjadi. 

"Tidak perlu takut dengan berita-berita miring atau podcast-podcast, itu kan mobilisasi namanya. Justru orang atau narasumber yang berkomentar di berita itu harus dilaporkan dan diseret juga. Nanti kena Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946, (tentang) berita bohong dan keonaran. Selain itu dia dijerat dengan UU ITE, pencemaran nama baik," ungkapnya.

Edi Hardum mencermati tidak ada upaya kriminalisasi dalam kasus perusakan portal dan plang penyetopan sementara yang dipasang pihak Kecamatan Pakuhaji di jalan masuk Restoran Padi Padi Picnic, Jalan Raya Pakuhaji, Kramat, Kabupaten Tangerang.

"Polisi mengambil langkah penyelidikan, penyidikan hingga menetapkan tersangka, karena ada laporan dari aparat pemerintahan Kecamatan Pakuhaji. Jelas, jadi sudah sesuai dengan Undang-Undang,” ucapnya. 

Menurutnya, pihak yang dirugikan terhadap masifnya pemberitaan atau informasi yang mendeskreditkan sebuah institusi dapat mengambil langkah hukum.

"Saya pikir kecamatan laporkan lagi berita-berita itu. Bisa juga polisi, kalau merasa disudutkan. Kalau dia bilang kriminalisasi, di mana letak kriminalisasinya?" ujar Edi. 

Wartawan senior di ibukota Jakarta ini mengingatkan, insan pers harus taat terhadap etika jurnalistik, memikirkan pentingnya keberimbangan berita dan menghormati UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

"Ketika beritanya sepihak dan ada mobilisasi memojokkan Polri misalnya, itu kan sama dengan memojokkan negara, karena Polri itu adalah penegak hukum negara," terang kandidat doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti, Jakarta ini.

Seperti diketahui, kasus perusakan portal bermula dari upaya aparat Kecamatan Pakuhaji yang hendak menegakkan Perda Kabupaten Tangerang. Sasarannya adalah Restoran Padi Padi Pakuhaji yang dibangun tanpa Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Camat Pakuhaji Asmawi menjelaskan, sebelum memasang portal, pihaknya telah menyampaikan teguran, baik secara lisan maupun tertulis kepada pihak Padi Padi agar melengkapi izinnya. 

Namun upaya tersebut tidak digubris PT Padi Padi Anugrah, pengelola Padi Padi Picnic. Padahal diakui, pihaknya bekerja sesuai dengan tugas dan kewenangan dalam menerapkan perda yang ada.

Ketika upaya dalam menegakkan Perda dilanggar, pihak Kecamatan Pakuhaji memilih menempuh jalur hukum dan melapor ke polisi. 

Atas Laporan Polisi Nomor LP/B/500/III/2022/SPKT/Restro Tangerang Kota, tanggal 29 Maret 2022, Penyidik Polres Metro Tangerang Kota melakukan penyelidikan, penyidikan, gelar perkara, memeriksa saksi hingga ke saksi ahli dan akhirnya menetapkan 9 orang sebagai tersangka.

Kesembilan tersangka tersebut adalah BTK, AWS, HH, BH, SRY, AGS, WYD, UD dan BY. Dua di antaranya merupakan pasangan suami istri yang diketahui adalah pemilik Padi Padi Picnic.

NASIONAL
Jangan Donor Darah Sebelum Baca Tips Ini

Jangan Donor Darah Sebelum Baca Tips Ini

Minggu, 29 Januari 2023 | 18:32

TANGERANGNEWS.com- Aktivitas donor darah tidak bisa dilakukan secara sembarangan, agar darah tersebut dapat digunakan oleh yang membutuhkan.

KOTA TANGERANG
2 Orang Tewas dalam Kebakaran Kios Laundry di Karawaci Tangerang, Ditemukan di Kamar Mandi

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Kios Laundry di Karawaci Tangerang, Ditemukan di Kamar Mandi

Sabtu, 28 Januari 2023 | 00:07

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran kios laundry di Perumahan Pondok Arum, Blok A no 42, RT01/01, Kelurahan Nambo jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang mengakibatkan dua orang tewas, Jumat 27 Desember 2022.

PROPERTI
Paramount Land Luncurkan Hunian Mewah Pertamanya di Gading Serpong, Hanya 182 Unit

Paramount Land Luncurkan Hunian Mewah Pertamanya di Gading Serpong, Hanya 182 Unit

Kamis, 15 Desember 2022 | 14:59

TANGERANGNEWS.com-Paramount Land memberikan kejutan dengan menghadirkan hunian luxurious, Matera Residences di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, jelang penghujung tahun 2022.

MANCANEGARA
Mengerikan, Mobil Ini Dikemudikan Sopir Tanpa Kepala

Mengerikan, Mobil Ini Dikemudikan Sopir Tanpa Kepala

Kamis, 8 Desember 2022 | 15:02

TANGERANGNEWS.com-Beredar video yang viral di media sosial twitter memperlihatkan sebuah mobil masih melaju secara perlahan, meski dikendarai oleh sopir tanpa kepala.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill