Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya sejak Rabu 7 September 2022, menyebabkan banjir di sejumlah titik.
Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kamis 8 September 2022, ada tiga titik banjir di wilayahnya seperti di Kampung Jogreg dan Seglog, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, serta Kawasan Industri Oleg Balaraja, Kecamatan Balaraja.
"Tiga titik banjir merendam merendam sekitar 10 rumah warga dan juga akses jalan dengan ketinggian bervariasi mulai dari 40 hingga 60 sentimeter," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir.
Ia menyebut, untuk kawasan Industri Oleg Balaraja, banjir menutup atau merendam jalan dengan ketinggian 60 sentimeter. Jalan itu biasa dilalui pekerja pabrik, alhasil mereka tidak bisa melintas.

"Saat ini ada sekitar dua truk bantuan dari perusahaan setempat untuk mengangkut para pekerja menuju ke pabriknya masing-masing," kata Abdul Munir.
Sementara untuk di kawasan Seglog, banjir merendam sekitar 10 rumah warga. Di Jogreg, akses jalan tertutup genangan air.
"Akses jalan tertutup sekitar 50 sentimeter, begitu juga rumah yang terendam," katanya.
Saat ini, jalan masih bisa dilalui baik pejalan kaki, maupun kendaraan roda dua dan empat. Meski demikian masyarakat harus berhati-hati, mengingat arus banjir cukup deras karena dekat dengan Kali Cimanceuri.
"Untuk rumah terendam banjir dengan ketinggian 60 sampai 70 sentimeter. Warga masih tetap memilih bertahan di kediaman masing-masing. Tapi, tim kami sudah disiagakan jika tiba-tiba air kembali naik, dan para warga harus dievakuasi," terang Abdul Munir.
Selain curah hujan cukup tinggi, banjir di kawasan tersebut juga disebabkan oleh drainase yang tidak berfungsi dengan baik, serta meluapnya volume air dari Kali Cimanceuri.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGGangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
Di tengah maraknya tren perawatan kulit (skincare) yang berkembang pesat di masyarakat, jaminan keamanan produk dan validitas berbasis bukti ilmiah kini menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews