Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Kericuhan oknum suporter sempat terjadi usai laga Persita Tangerang Vs PSIS Semarang di Indomilk Arena, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu, 14 September 2022.
Pertandingan pekan ke-10 Liga 1 2022 tersebut dimenangkan Persita dengan skor 1-0.
Adapun pertandingan yang disaksikan 5 ribu lebih penonton ini dihadiri pendukung Persita dan PSIS.
Selama pertandingan berlangsung, kedua kelompok suporter di tribun kompak mendukung timnya.
Bahkan, ketika itu kedua kelompok suporter tidak saling mengejek.
Kelompok suporter Persita malahan berteriak bahwa Tangerang dengan Semarang bersaudara.
Namun ketika laga selesai, kericuhan sempat terjadi di luar area Indomilk Arena.
Beberapa oknum suporter sempat terlibat gesekan.
"Iya, ribut. Itu oknum suporter," kata petugas keamanan di area stadion.
Ada satu orang oknum suporter yang dibawa dengan mobil ambulans.
Ia diduga mengalami luka. Belum diketahui penyebab gesekan ini.
Adapun pihak kepolisian sigap melakukan penjagaan dan mengurai kericuhan.
Pihak kepolisian juga sempat membentuk barikade.
Sejumlah oknum yang diduga terlibat keributan pun diamankan.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGMenyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews